Selasa, 2 Juni 2026

Mark Carney: Kanada Gagal Lindungi Warga Yahudi, Antisemitisme Terburuk Sejak Perang Dunia II

Antisemitisme di Kanada melonjak tajam. PM Mark Carney akui negara gagal lindungi warga Yahudi dari kebencian.

Tayang:
Foto Tangkapan Layar
PM KANADA - Mantan bankir sentral Mark Carney akan menjadi perdana menteri Kanada berikutnya menggantikan Justin setelah Partai Liberal yang berkuasa memilihnya pada Minggu (9/3/2025) waktu setempat. /Youtube: The Sun 

Ringkasan Berita:
  • Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengakui negaranya gagal melindungi komunitas Yahudi di tengah lonjakan antisemitisme yang disebut mencapai level terburuk sejak Perang Dunia II.
  • Hampir 70 persen kejahatan kebencian berbasis agama di Kanada pada 2024 menyasar warga Yahudi yang hanya sekitar 1 persen dari populasi.
  • Pemerintah pun membentuk dewan khusus dan menyiapkan dana keamanan senilai 75 juta dolar Kanada untuk melindungi sekolah, sinagoge, dan pusat komunitas Yahudi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney, mengeluarkan pengakuan keras terhadap kondisi negaranya saat ini.

Dalam pidato di Holy Blossom Temple, Toronto, Senin (1/6/2026), Carney menyatakan Kanada telah gagal melindungi warga Yahudi dari gelombang antisemitisme yang terus meningkat.

Dilansir CNN, Carney menyebut antisemitisme di Kanada kini berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sejak berakhirnya Perang Dunia II.

"Kesepakatan sipil Kanada telah mengecewakan warga Yahudi Kanada," kata Carney.

"Jika kesepakatan itu gagal untuk satu komunitas, maka kesepakatan itu gagal untuk kita semua," lanjutnya.

Carney mengatakan kebencian terhadap warga Yahudi kini tidak lagi bersifat sporadis, melainkan telah berkembang menjadi krisis nasional.

Ia mengungkapkan berbagai insiden yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari penembakan ke sekolah Yahudi, pelemparan bom molotov ke sinagoge, serangan terhadap pusat komunitas, hingga intimidasi terhadap mahasiswa Yahudi di kampus.

"Negara di mana sekolah Yahudi membutuhkan penjaga keamanan, sinagoge membutuhkan pembatas pengaman, dan anak-anak Yahudi harus belajar di balik perlindungan ekstra adalah negara yang gagal menjaga kontrak sosialnya," ujarnya.

Hampir 70 Persen Kejahatan Kebencian Menyasar Yahudi

Baca juga: Perdana Menteri Israel Kecam Australia, Netanyahu: Antisemit Tumbuh Gara-gara Dukung Palestina

Data pemerintah Kanada menunjukkan situasi yang semakin mengkhawatirkan.

Ynet News dan Reuters melaporkan bahwa dari 1.342 kejahatan kebencian berbasis agama yang tercatat sepanjang 2024, hampir 70 persen menargetkan komunitas Yahudi.

Padahal warga Yahudi hanya sekitar 1 persen dari total populasi Kanada.

Carney menyebut fakta tersebut sebagai bukti bahwa antisemitisme telah berkembang menjadi ancaman yang sangat spesifik dan serius.

"Krisis antisemitisme di Kanada saat ini bersifat spesifik, parah, dan membutuhkan respons yang tepat sasaran," katanya.

Ia menambahkan bahwa Kanada tidak boleh membiarkan konflik dan kebencian dari luar negeri diimpor ke dalam kehidupan masyarakat domestik.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved