Selebrasi Lokal
Protes Masalah Gaji, Serikat Guru Meksiko Rusak Dekorasi Piala Dunia 2026
Amukan para demonstran dalam aksi unjuk di Meksiko tersebut menyasar pada dekorasi patung Piala Dunia 2026.
Kekecewaan para guru terhadap respons negara sangat terasa di lapangan.
Hal ini disampaikan secara lantang oleh salah satu guru yang berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut.
"Jika Sheinbaum (Presiden Meksiko) menyebut penumbangan beberapa patung sebagai kejahatan, apa yang akan dia sebut dari tindakan merampas hak-hak kami? Kami harus lebih tegas," kata Juan Pablo de la Cruz, seorang guru berusia 44 tahun di antara para pengunjuk rasa.
Respons Pemerintah Meksiko
Menanggapi rentetan insiden perusakan tersebut, Presiden Claudia Sheinbaum pada hari Selasa menyebut aksi protes itu berjalan damai, sementara pihak pemerintah melalui pernyataan resminya mengimbau agar dialog antara kedua belah pihak dapat segera dilanjutkan kembali.
Ketegangan di ibu kota sebenarnya sudah memanas sejak hari Senin (1/6/2026), ketika pihak kepolisian terpaksa membubarkan pawai pergerakan CNTE lainnya menggunakan tembakan gas air mata dan granat suara.
Bentrokan itu terjadi di dekat alun-alun Zocalo yang ikonis, sebuah lokasi sentral yang rencananya akan digunakan untuk menjadi tuan rumah acara Fan fest selama turnamen sepak bola itu berlangsung.
Mengantisipasi eskalasi massa, kepolisian terus menutup rapat area alun-alun tersebut dengan barikade logam hingga Selasa, mengingat Meksiko tengah bersiap menjadi sorotan global sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia dengan Amerika Serikat dan Kanada.
(Tribunnews.com/Bobby)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BENDERA-TIMNAS-MEKSIKO-Grafis-Bendera-Timnas-Meksiko-di-Piala-Dunia-2026.jpg)