Minggu, 7 Juni 2026

Selebrasi Lokal

FIFA Panik! Puluhan Tiket Piala Dunia Gratis Akibat Web Error, Fans Diminta Bayar Ulang

FIFA panik usai web error bikin puluhan fans dapat tiket Piala Dunia gratis. Kini suporter tetap diminta bayar dengan harga penuh.

Tayang:

Para suporter bola dunia menilai harga tiket resmi yang dijual FIFA semakin mahal dan sulit dijangkau masyarakat umum.

Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Jun 2026 hingga 19 Jul 2026 disebut sebagai salah satu edisi Piala Dunia dengan harga tiket termahal dalam sejarah FIFA.

Sebagai contoh, FIFA menjual tiket resmi kategori depan untuk pertandingan final dengan harga mencapai 32.970 dolar Amerika Serikat atau setara ratusan juta rupiah. 

Harga tersebut memicu kritik dari banyak penggemar yang menilai sepak bola dunia kini semakin sulit diakses oleh suporter biasa.

Padahal saat proses bidding tuan rumah pada tahun 2018, federasi sepak bola dari Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sempat menjanjikan ratusan ribu tiket murah dengan harga sekitar 21 dolar AS untuk pertandingan fase grup agar lebih banyak masyarakat bisa menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia.

Namun kenyataannya, harga tiket yang beredar saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi awal para suporter.

Selain mahalnya harga tiket utama, FIFA juga menjadi sorotan karena menjalankan platform penjualan kembali atau resale resmi sendiri. 

Dalam sistem tersebut, FIFA mengambil komisi sebesar 15 persen baik dari pihak penjual maupun pembeli tiket.

FIFA menyebut langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi praktik percaloan tiket di pasar gelap dan menjaga distribusi tiket tetap terkendali.

Meski begitu, berbagai platform penjualan tiket pihak ketiga seperti SeatGeek masih menawarkan banyak tiket pertandingan Piala Dunia 2026 secara online dengan harga yang bervariasi.

Kondisi ini membuat sistem distribusi tiket FIFA kembali dipertanyakan, terutama terkait transparansi harga dan kemudahan akses bagi suporter untuk mendapatkan tiket resmi dengan harga yang lebih terjangkau.

Sejumlah pengamat menilai tingginya harga tiket berpotensi mengurangi kesempatan masyarakat umum untuk menyaksikan langsung turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. 

Di sisi lain, FIFA beralasan bahwa pendapatan besar dari penjualan tiket akan digunakan untuk mendukung pengembangan sepak bola global melalui federasi-federasi anggotanya.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved