Iran Vs Amerika Memanas
AS Rugi Besar di Selat Hormuz, Usai Jet Tempur F-35 Kini Helikopter Apache Jatuh, Ditembak Iran?
Helikopter tempur Apache AH-64 milik Angkatan Darat Amerika Serikat dilaporkan jatuh di dekat Selat Hormuz saat ketegangan kawasan memanas.
Ringkasan Berita:
- Helikopter Apache AH-64 milik AS jatuh di dekat Selat Hormuz pada Senin (8/6/2026), namun dua awaknya berhasil diselamatkan dengan selamat. Penyebab jatuhnya pesawat masih diselidiki.
- Insiden terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, termasuk serangan rudal balistik serta aksi saling balas di kawasan Timur Tengah.
- Laporan menyebut perang dengan Iran telah menyebabkan puluhan kerugian militer AS.
TRIBUNNEWS.COM - Militer Amerika Serikat mengalami kerugian besar, di Selat Hormuz.
Dilaporkan helikopter Apache AH-64 milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) jatuh di dekat Selat Hormuz pada Senin (8/6/2026).
Dua awak helikopter berhasil diselamatkan dalam insiden tersebut.
Mengutip laporan New York Times, pejabat AS kini menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter tersebut, termasuk kemungkinan ditembak oleh Iran, mengalami gangguan teknis, atau faktor lainnya.
Insiden itu terjadi di kawasan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia yang hingga kini masih berada dalam situasi tegang meski sebelumnya sempat tercapai gencatan senjata rapuh pada April lalu.
Ketegangan kembali meningkat setelah (AS) dan Israel disebut berulang kali melanggar kesepakatan tersebut, yang kemudian memicu respons balasan dari Iran.
Belakangan, ledakan dilaporkan terjadi di Teheran, Tabriz, Isfahan, dan Karaj setelah Iran membalas agresi Israel terhadap pinggiran selatan Beirut, Lebanon, dengan menyerang target-target sensitif Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Baca juga: Medan Perang Lebanon: Antara Israel Raya dan Gali Kuburan Sendiri dengan Mengacau Negosiasi Iran-AS
Jadi Insiden Pertama
Jatuhnya Apache ini disebut menjadi insiden pertama yang diketahui melibatkan helikopter tempur AS sejak perang melawan Iran dimulai pada 28 Februari 2026.
Helikopter Apache AH-64 sendiri merupakan salah satu alutsista andalan militer AS di kawasan Teluk, mengutip Al Mayadeen, Selasa (9/6/2026).
Pesawat itu dilengkapi rudal Hellfire dan sistem penargetan canggih untuk patroli dan operasi tempur di sekitar Selat Hormuz.
Selain Apache, AS juga mengerahkan drone MQ-9 Reaper, jet tempur F/A-18, dan F-35 dalam operasi pengamanan jalur laut tersebut.
Laporan lain menyebut Iran telah menghancurkan hampir 30 drone MQ-9 Reaper milik AS sejak Februari, dengan nilai kerugian mencapai hampir 1 miliar dolar AS.
Sementara itu, Layanan Penelitian Kongres AS melaporkan sedikitnya 42 pesawat militer AS mengalami kerusakan atau hancur selama konflik dengan Iran, termasuk jet tempur F-15E Strike Eagle, F-35A, pesawat tanker KC-135 Stratotanker, hingga helikopter penyelamat tempur HH-60W.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tembakan-dan-manuver-helikopter-serang-ah-64e-apache-hancurkan-m_20230801_113828.jpg)