Iran Vs Amerika Memanas
Rudal Iran Hantam Israel, Trump Isyaratkan Opsi Pengiriman Pasukan Khusus
Sejumlah bangunan di permukiman Itamar, Tepi Barat bagian utara, dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan Iran tersebut.
Rudal Iran Hantam Israel, Trump Isyaratkan Opsi Pengiriman Pasukan Khusus
Ringkasan Berita:
- Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan pengerahan pasukan khusus AS ke Iran jika negosiasi dengan Teheran gagal total.
- Ketegangan meningkat setelah Iran menembakkan rudal ke Israel sebagai respons atas serangan Israel di pinggiran selatan Beirut.
- Meski situasi memanas, Trump menegaskan diplomasi masih berjalan dan mengklaim peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran tetap terbuka.
TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan bahwa opsi militer terhadap Iran masih berada di atas meja apabila upaya diplomasi antara Washington dan Teheran tidak membuahkan hasil.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel yang kembali memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timur Tengah.
Dalam wawancara dengan harian Inggris Financial Times, Trump menyebut ada dua pilihan yang dapat ditempuh Amerika Serikat terkait Iran.
Baca juga: IRGC Iran Luncurkan Operasi Nasr Serang Israel: Houthi Blokade Laut Merah, AS Minta Tel Aviv Sabar
Menurutnya, Washington bisa mengambil langkah militer untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini belum tuntas, atau tetap mengandalkan tekanan ekonomi melalui sanksi.
"Ada dua pilihan: kita masuk dan menangani apa yang belum dapat kita selesaikan secara militer di masa lalu, atau kita mempertahankan sanksi terhadap Iran karena sanksi terbukti lebih efektif daripada serangan militer apa pun," kata Trump dikutip Senin (8/6/2026).
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena muncul saat negosiasi antara AS dan Iran masih berlangsung.
Pembicaraan kedua negara selama beberapa bulan terakhir berfokus pada program nuklir Iran, pembatasan aktivitas pengayaan uranium, serta kemungkinan pelonggaran sanksi ekonomi yang telah lama membebani perekonomian Teheran.
Meski kawasan Timur Tengah kembali bergejolak, Trump menilai eskalasi terbaru tidak akan menggagalkan proses diplomasi.
Ia bahkan menyatakan optimisme kalau kesepakatan masih mungkin dicapai.
"Ini sama sekali tidak akan memengaruhi kesepakatan. Saya pikir kesepakatan akan tercapai. Kita lihat saja apa yang terjadi setelah itu," ujarnya.
Rudal Iran Kembali Mengarah ke Israel
Ketegangan meningkat pada Minggu malam ketika Iran meluncurkan rudal ke arah Israel untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata yang diumumkan pada April lalu.
Teheran menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas serangan udara Israel yang menargetkan wilayah pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah.
Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran 11 rudal dari Iran menuju wilayahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Rudal-Iran-hantam-Israel.jpg)