Rabu, 10 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

AS Kembali Serang Iran, CENTCOM Klaim Tindakan Bela Diri Setelah Helikopter Ditembak Jatuh

Serangan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Trump sebelumnya yang mengungkapkan bahwa sebuah helikopter militer Apache telah ditembak Iran

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan

Hawkins mengaku kedua prajurit tersebut ditemukan dan diselamatkan oleh kapal permukaan tanpa awak (drone boat) dari Gugus Tugas 59.

"Gugus tugas sendiri mulai menerjunkan drone ini di teater pada akhir Maret." tegas Hawkins terkait penggunaan teknologi tersebut.

Tanggapan Pihak Iran

Hingga saat ini, media semi-resmi Iran, Mehr News Agency, melaporkan bahwa belum ada klaim tanggung jawab resmi yang dibuat oleh pihak Iran terkait insiden tersebut.

Garda Revolusi Iran juga belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait jatuhnya helikopter Apache tersebut.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memberikan peringatan keras melalui akun X miliknya.

Ia tidak menyebutkan peran Iran dalam jatuhnya helikopter, melainkan menyoroti bahwa kehadiran pasukan AS di kawasan tersebut justru menempatkan diri mereka sendiri dalam bahaya.

"Pasukan asing yang berada di dekat wilayah kami berada dalam risiko konstan karena kesalahan manusia mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak," tulis Araghchi.

"Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah mereka pergi. Kami lebih suka bahasa diplomasi tetapi juga berbicara bahasa lain." sambung Araghcho.

Ketegangan di Selat Hormuz Berlanjut

Baca juga: Trump Tarik Diri Tak Lagi Lindungi Israel, Rudal Iran Kini Bisa Meluncur Tanpa Penghalang

Komentar Trump dan insiden penembakan ini terjadi setelah Iran dan Israel saling berbalas serangan langsung pertama mereka sejak gencatan senjata bulan April.

Kembali memanasnya situasi antara Iran dan aliansi AS-Israel ini puin memicu kekhawatiran akan kembalinya perang besar di Timur Tengah.

Meski situasi memanas, Trump justru menyatakan dalam wawancara "Meet the Press" di NBC bahwa ia tidak menganggap pasukan AS di kawasan tersebut berada dalam bahaya.

"Kami memiliki serangan terbaik yang pernah dilihat siapa pun. Jadi saya tidak menganggapnya sebagai bahaya," ujar Trump.

"Tetapi saya pikir kami akan menahan mereka di sana sampai kami memiliki penyelesaian." sambung Trump.

Sebagai bagian dari upaya mengakhiri perang, Trump berjanji akan memulihkan lalu lintas perdagangan di Selat Hormuz.

Saat berbicara kepada wartawan mengenai potensi kesepakatan damai dengan Iran, Trump sendiri terdengar sangat optimistis.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved