Piala Dunia 2026
Wasit FIFA Dilarang Masuk AS Gara-gara Kritik Donald Trump di Medsos
Viral sejagat nama Omar Abdulkadir Artan, wasit Somalia yang dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS).
Ringkasan berita
- Wasit Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dilarang masuk AS sehingga tidak dapat memimpin laga Piala Dunia FIFA 2026.
- Pemerintah AS menyatakan ia ditolak karena dugaan keterkaitan dengan anggota organisasi teror, sementara unggahan lamanya yang mengancam Presiden Donald Trump kembali viral.
- Artan menjelaskan keterlibatan tersebut dan mengaku diinterogasi terkait kelompok Al-Shabaab.
- Sekembalinya ke Somalia, ia disambut bak pahlawan oleh ribuan warga dan mendapat dukungan pemerintah serta FIFA.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Viral sejagat nama Omar Abdulkadir Artan, wasit Somalia yang dilarang masuk ke Amerika Serikat (AS).
Dengan pelarangan itu otomatis Omar tidak bisa memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026.
Wasit terbaik asal Afrika di tahun 2025 ini akhirnya pulang ke negaranya dan disambut rakyat Somalia bak pahlawan.
Apa penyebab ditolak masuk AS
Unggahan diduga milik Omar di media sosial muncul kembali.
Dalam unggahan di X itu, Omar berulang kali menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai rasis, mengutuk pelantikannya sebagai radikal, dan menuduh pejabat AS mencampuri urusan Afrika.
Unggahan tersebut dibuat dari akun X dengan nama pengguna @Ref_Artan, yang dibuat pada tahun 2013 dan ditautkan ke akun Facebook lain yang diyakini milik Artan yang membagikan konten dari karier wasitnya.
Unggahan tersebut berasal dari Januari 2017, ketika akun tersebut beberapa kali membalas langsung Trump pada Hari Pelantikannya jadi Presiden AS.
Dalam unggahannya dia juga menyebut pidatonya "radikal" dan menggambarkan Trump sebagai "ancaman terbesar bagi demokrasi Amerika dan perdamaian dunia."
Pada Agustus 2018, akun tersebut masih berinteraksi dengan Trump.
"Sangat beruntung tidak memiliki presiden seperti Anda di negara saya," demikian bunyi sebuah unggahan sebagai tanggapan terhadap salah satu unggahan Trump yang menyerang media.
Dituduh teroris
Seorang pejabat AS mengatakan bahwa wasit asal Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke Amerika Serikat karena keterkaitannya dengan anggota organisasi teror yang dicurigai AS.
Omar (34 tahun) seharusnya menjadi orang Somalia pertama yang menjadi wasit di putaran final Piala Dunia, tetapi ditolak masuk di Bandara Internasional Miami pada hari Senin meskipun memegang paspor diplomatik dan visa masuk tunggal AS.
Somalia adalah salah satu dari 12 negara yang masuk dalam daftar larangan perjalanan yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump.
Artan tiba kembali di Somalia pada hari Rabu.
Sebuah sumber dari pemerintahan Trump mengatakan "Individu ini berupaya masuk ke Amerika Serikat. Setelah pemeriksaan lebih lanjut oleh CBP [Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan], ditemukan informasi yang merugikan, termasuk keterkaitan dengan anggota organisasi teror yang dicurigai, yang membuat pelancong tersebut tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Kewarganegaraan (INA)."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/unggdhan-omar.jpg)