PM Thailand Beri Penghormatan pada Putri Thailand Bajrakitiyabha yang Meninggal Setelah Koma
Kerajaan Thailand berduka setelah Putri Bajrakitiyabha Narendiradebyavati, putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, meninggal dunia
Ringkasan Berita:
- Putri Bajrakitiyabha meninggal dunia setelah koma sejak Desember 2022 akibat kondisi terkait jantung.
- Perdana Menteri Thailand memuji dedikasi sang putri di bidang hukum, diplomasi, dan sosial.
- Raja Thailand memerintahkan upacara pemakaman kerajaan dengan penghormatan tertinggi.
TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan penghormatan kepada Putri Bajrakitiyabha Narendiradebyavati, putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, yang meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah sakit berkepanjangan.
Dalam pidato yang disiarkan televisi setelah pengumuman resmi kematiannya, Anutin menggambarkan sang putri sebagai anggota keluarga kerajaan yang sangat dicintai dan menjadi inspirasi bangsa melalui dedikasinya dalam pelayanan publik.
Ia mengatakan Putri Bajrakitiyabha dikagumi karena “kemampuannya yang luar biasa sebagai sarjana hukum, diplomat dan advokat sosial,” serta kontribusinya yang besar bagi masyarakat Thailand.
Menurut pernyataan resmi Biro Rumah Tangga Kerajaan yang dirilis Jumat pagi, sang putri meninggal dunia pada Kamis pukul 19.48 waktu setempat setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Memorial King Chulalongkorn sejak 15 Desember 2022.
Istana menjelaskan bahwa Putri Bajrakitiyabha sebelumnya kehilangan kesadaran akibat kondisi yang berhubungan dengan jantung saat mengikuti pelatihan anjing militer di Provinsi Nakhon Ratchasima, mengutip Anadolu Agency, Jumat (12/6/2026).
Media Thai Enquirer melaporkan kondisi sang putri memburuk pada Mei lalu setelah mengalami infeksi pada rongga perut akibat peradangan usus besar.
Baca juga: Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal setelah Lebih dari 3 Tahun Koma
Infeksi tersebut menyebabkan tekanan darah rendah, aritmia jantung, serta gangguan pembekuan darah.
Pihak istana menyatakan tim dokter terus melakukan pemantauan dan perawatan intensif, namun kondisi kesehatan sang putri terus menurun meski berbagai upaya medis telah dilakukan.
Sejak ambruk pada Desember 2022, Putri Bajrakitiyabha berada dalam kondisi koma. Istana sebelumnya menyebut ia mengalami gangguan jantung serius dan memerlukan perawatan intensif jangka panjang.
Lahir pada 7 Desember 1978, Putri Bajrakitiyabha merupakan anak tertua Raja Maha Vajiralongkorn dan dikenal sebagai salah satu anggota keluarga kerajaan Thailand yang paling menonjol.
Selama karier publiknya, ia aktif menjalankan berbagai peran di bidang diplomatik, hukum, dan kegiatan amal.
Biro Rumah Tangga Kerajaan menyatakan Raja Vajiralongkorn telah memerintahkan pelaksanaan upacara pemakaman kerajaan dengan penghormatan tertinggi sesuai tradisi kerajaan Thailand.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Princess-Bajrakitiyabha.jpg)