Selasa, 16 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Kesepakatan Damai AS-Iran Tercapai, Tapi Ribuan Kapal Masih Terjebak di Selat Hormuz

AS dan Iran umumkan kesepakatan damai yang disambut positif pasar global. Namun, ribuan kapal masih terjebak di sekitar Selat Hormuz.

Tayang:
Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic
SELAT HORMUZ - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic 10 Juni 2026, memperlihatkan ilustrasi militer AS menyerang situs Iran di dekat Selat Hormuz. 

Ia menyatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali dan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran segera dihentikan.

"Kapal-kapal dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir," tulis Trump.

Pernyataan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif mengatakan negaranya turut berperan dalam proses mediasi yang mengarah pada kesepakatan tersebut. Ia menyebut penandatanganan resmi perjanjian dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat mendatang.

Baca juga: Eropa Siap Cabut Sanksi Iran, Dunia Sambut Damai Bersejarah AS-Iran

Meski demikian, rincian lengkap isi perjanjian hingga kini belum diumumkan secara resmi.

Media Iran melaporkan bahwa kesepakatan itu mencakup penghentian permusuhan di berbagai medan konflik, pelonggaran sanksi terhadap ekspor minyak Iran, serta pencairan aset Iran yang selama ini dibekukan.

Pemulihan Bisa Lebih dari Setahun

Ketua perusahaan pelayaran Safesea Group yang berbasis di Amerika Serikat, SV Anchan, mengingatkan implementasi kesepakatan akan menjadi faktor penentu keberhasilannya.

Ia menilai masih terlalu dini untuk menyimpulkan krisis pelayaran dan energi global telah berakhir.

Menurut Anchan, dunia masih harus melihat bagaimana proses pembersihan jalur pelayaran, penanganan ranjau laut, serta respons perusahaan asuransi terhadap kondisi keamanan terbaru di kawasan.

"Dari sudut pandang saya, sangat sulit untuk mempercayai apa pun. Kita melihat perjanjian damai telah ditandatangani, tetapi bagaimana realitas di lapangan?" katanya.

Anchan memperkirakan pemulihan penuh aktivitas pelayaran dan rantai pasok global dapat memakan waktu lebih dari satu tahun.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved