Rabu, 10 Juni 2026

Begini Terjadinya Kanker Paru di Dalam Tubuh

Menkes non aktif , Endang Rahayu Sedyaningsih meninggal dunia karena kanker paru. Bagaimana sebenarnya perjalanan penyakit mematikan ini?

Tayang:

"Pengobatan tidak rutin, tetapi evaluasinya yang rutin, jadi lima tahun itu batasan orang dievaluasi berkala, biasanya dua-tiga bulan sekali, setelah lima tahun ya sudah lah, aman. Tetapi kita tidak berani mengatakan sembuh." imbuhnya.

Hal tersebut dilakukan karena orang tersebut memiliki bakat kanker, kalau pun orang tersebut sembuh, kemungkinan akan tumbuh kanker.

Tetapi yang tumbuh bukan sel kanker yang lama, melainkan sel yang baru.

Sebab sel kanker sangat heterogen.

Pengobatan dapat ditempuh dengan kemoterapi, radioterapi, dan target terapi.

Radioterapi diberikan tunggal, lebih ke arah lokal, atau setempat.

Namun terapi ini diberikan jika sistem darah dalam kondisi baik pada stadium III dan IV.

Kemoterapi dapat diberikan pada semua jenis kanker, tetapi kondisi tubuh harus baik, seperti fungsi hati, ginjal, darah.

Sedangkan target terapi yaitu terapi dengan mengonsumsi obat sehari sekali.

Obat diberikan mulai awal sampai tubuh tidak menerima obat tersebut.

Tentunya masing-masing terapi membawa efek yang berbeda.

Hal tersebut harus dikonsultasikan pada dokter.

Sumber: TribunJakarta
Halaman 2/2
Tags
kanker
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved