Kamis, 8 Januari 2026

Konsultasi Gigi dan Mulut

Bagaimana Mengatasi Sakit Pada Bekas Perawatan Saluran Akar Gigi?

Saya mengalami masalah pada gigi bekas perawatan saluran akar gigi. Bagaimana solusinya?

Untungnya sekarang bulan puasa. Jadi saya kurang menggunakannya untuk makan. Kejadian ini terjadi setelah  4 hari pasca selesai RCT tersebut. Awalnya dokter bilang gigi saya ini untuk sementara jangan dipakai untuk makan dulu. Dan saya mengikuti saran tersebut. Tapi setelah kemarin tanggal 18 juli 2013, saya kembali merasakan sakit, Dok..  tambah lama rasa sakitnya semakin tajam dan panjang.  

Awalnya terjadi ketika gigi saya ini bertemu dengan gigi atasnya ataupun saat terkena makanan. Namun sekarang dalam kondisi biasa pun gigi bekas RCT ini terasa sakit, Dok..

Kalau boleh tanya apakah hal ini merupakan sesuatu yang wajar? Karena rasa sakitnya justru terasa 4 hari setelah RCT tersebut.

Oh, iya Dok. sekarang gusi di gigi saya ini sudah mulai bengkak. Dan terdapat karies di sekitar gigi saya ini dan di gigi samping lainnya.

Demikian informasi yang bisa saya berikan, semoga saya bisa mendapat jawaban dari Bu Dokter.
Terimakasih. (Endit Triaji L.)

Jawaban:
Dear Kak Endit, terimakasih atas pertanyaan serta detail kronologis yang disampaikan kepada saya secara runtut.

Bila penyebab utamanya bukan dari kasus baru yang menimpa gigi-gigi tetangganya (yang Kakak sebut juga sedang berlubang akibat karies tersebut) saat ini, dan murni bermuasal dari sang gigi geraham kedua kanan rahang bawah Kakak pasca upaya perawatan saluran akar (RCT/Root Canal Treatment) 8 kali kunjungan oleh dokter gigi pilihan Kakak tersebut, maka saya menduga telah munculnya kasus radang berulang dan atau baru pada gigi Kakak tersebut.

Bila itu murni dari aktivitas bakteri dalam gigi tersebut, maka ada kemungkinan telah berkembangnya bakteri jenis tertentu, di sana. Baik akibat belum sterilnya gigi sebelum diisi, maupun akibat telah terjadinya kejadian invasi baru bakteri lain ke area ujung akar, oleh satu dan lain sebab.

Pertanyaan saya: di manakah Kakak melakukan perawatan? ..di praktek pribadi sang dokter gigi, di klinik ataukah hospital? Oleh seorang dokter gigi ahli terkait (Endodontist) atau bukankah gigi Kakak tersebut dirawat? Idealnya, gigi Kakak tersebut dirawat oleh dokter gigi  yang telah memiliki kompeten jenis perawatan terkait, ataupun langsung ke dokter gigi ahli terkait (Endodontist), Kak..

Kedua, sebelum melakukan tahap perawatan saluran akar sang gigi berlubang besar, apakah Kakak menerima perawatan pembersihan karang seluruh gigi-geligi hingga tuntas? Hal ini sangat penting. Dapat mengontrol perkembangan bakteri penyebab infeksi dalam rongga mulut secara menyeluruh, Kak..

Ketiga, bagaimanakah detail perawatan yang telah Kakak terima selama 8 kali kunjungan tersebut, Kak? Apakah Kakak masih mengingat detail per kunjungannya? Jenis peralatan apa sajakah yang telah digunakan, serta bahan apa sajakah yang telah diaplikasikan selama perawatan, serta apa saja yang diaplikasikan terakhir sebelum lubang gigi kembali ditutup dengan bahan tambalan sementara?

Termasuk, macam obat dan vitamin apa sajakah yang mungkin telah diresepkan sang dokter? Dan, reaksi apakah yang telah Kakak alami setelahnya? Termasuk. berapa waktu sela waktu antar perawatannya?

Karena dugaan saya, kasus perawatan saluran akar 8 kali kunjungan tersebut tentulah dilakukan atas dasar pertimbangan tertentu oleh sang dokter gigi atas kasus yang sedang dihadapi. Insya Allah.sang dokter telah berupaya melakukan perawatan terbaik bagi Kakak, sejauh kemampuan dokter, serta ketersediaan peralatan dan bahan yang ada. Karena faktanya, sensitivitas bakteri yang sedang berkembang dalam kavitas lubang gigi yang dalam, serta reaksi tubuh terhadap suatu pengobatan tertentu memang bervariasi dan sangat bersifat individual, Kak..

Itulah mengapa dalam dunia medis, baik Medis Barat maupun Timur, dikatakan bahwa upaya pengobatan merupakan sebuah seni. Yang didasari oleh standard keilmuan tertentu serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pertanyaan ketiga saya, apakah sang dokter selalu menjelaskan setiap tahapan yang dilakukan.. serta mengapa prosesnya masih terus berulang? Mohon informasinya.

Halaman 2/3
Tags
gigi
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved