Cara Jitu Merangsang Anak Agar Cepat Bicara

Ada stimulasi agar anak cepat bicara. Semakin banyak stimulasi dilakukan, semakin cepat anak bicara.

TRIBUNNEWS.COM - Di usia tiga tahun awal, anak mulai belajar bicara.Memang, ada anak yang cepat bicara ada juga yang sedikit terlambat, meski masih dikategorikan normal.

Meski begitu, pada usia 12—18 bulan, anak harus sudah mampu mengucapkan antara 1—5 kata yang agak jelas. Seperti papa, mama, bola, maem, dan sebagainya. Ada juga kata-kata yang kurang jelas, tapi cenderung diucapkannya berulang-ulang. Misal, kata “tak” untuk menyebut cicak atau “num” untuk minum.

Ketika seharusnya anak sudah bisa mengucapkan 2—3 kata dalam satu kalimat tapi ia hanya mengucapkan satu kata, minta ia mengatakan dengan benar. Ada stimulasi agar anak cepat bicara. Semakin banyak stimulasi dilakukan, semakin cepat anak bicara.

Bagaimana Caranya?
* Banyak-banyak menga­jak anak bicara. Walaupun mereka sepertinya belum mengerti, tapi kata-kata terse­but akan diingatnya dan suatu saat akan diekspresikannya saat ia sudah bisa bicara.


* Hati-hati dalam memilih kata saat bicara di depan anak. Karena anak sangat mudah menyerap dan mengingat, jangan men­gucapkan kata-kata kotor/umpatan. Ingat, apa yang orangtua bicarakan, akan ditiru saat anak bicara.

* Supaya lebih mudah dimengerti, ajak anak ngo­brol dalam suasana yang menyenangkan. Misal, ketika bicara tentang hujan, orang­tua memperbolehkan anak menadahkan tangan untuk menampung air hujan sambil bercerita saat hujan seluruh tanaman akan basah. Bisa juga sambil menyanyikan lagu-lagu tentang hujan. Dengan begitu, kemampuan bicara anak semakin terasah.

* Ketika bicara usa­hakan anak memang sedang menaruh perhatian. Apakah matanya sedang melihat ke arah kita/benda yang kita tun­jukkan atau ke arah lain. Bila anak terlihat memerhatikan sesuatu, ajak ia bicara men­genai hal/benda yang sedang diperhatikannya itu.

* Berikan makanan padat sesuai usia anak untuk merangsang otot bicaranya.
    
* Jangan mudah menyerah untuk terus mengajaknya bicara.

Catatan
Konsultasikan pada ahli bila sampai usia 18 bulan, anak belum mengucapkan kata pertama sama sekali; belum babbling atau mengeluarkan bunyi “ba… ba” “da… da” “ma… ma” “pa…pa” serta belum mengerti nama-nama anggota tubuh utama, seperti tangan, kaki, kepala. Ini tanda anak memiliki keterlambatan bicara, sehingga harus segera ditangani ahli.

Sumber: Nakita
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved