Breaking News:

Propoelix Bisa Sembuhkan Penyakit Demam Berdarah

Obat yang tergolong herbal ini mempercepat peningkatan jumlah trombosit

zoom-inlihat foto Propoelix Bisa Sembuhkan Penyakit Demam Berdarah
net
Siklus hidup nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah dengue dan chikungunya kian pendek menyusul perubahan iklim yang terjadi secara global.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penelitian yang dilakukan Departemen Penyakit Dalam RSPAD Gatot Soebroto menemukan Propoelix menjadi salah satu obat pendukung untuk penanganan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Obat yang tergolong herbal ini mempercepat peningkatan jumlah trombosit dan penurunan tingkat TNF-alpha yang signifikan dan mempersingkat waktu perawatan.

Penelitian dilakukan terhadap 63 pasien menggunakan metode double-blind, acak, mulai bulan Mei 2012 hingga Juli 2013. Pemberian 2 kapsul baik Propoelix maupun placebo 3 kali sehari, setiap hari selama 7 hari dilakukan secara acak.

Lalu diteliti keefektifannya dengan membandingkan perbedaan variabel klinis dan laboratoris kedua kelompok, termasuk market anti inflamasi TNF-alpha.

"Hasilnya, pasien dalam kelompok Propoelix menunjukkan pemulihan lebih cepat pada hari ke-3 dan menjadi signifikan secara statistik pada hari ke-6, dibandingkan dengan pasien pada kelompok plasebo," kata Letkol Ckm dr Soroy Lardo Sp.PD, di Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Soroy Lardo menambahkan propoelix berbahan ekstrak unik dari propolis yang ampuh, larut dalam air dan memiliki kandungan tinggi senyawa antiinflamasi seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).

Di tempat yang sama, Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigjen TNI Dr Ponco Agus Prasojo menyatakan, propoelix ini sebenarnya bukan obat utama untuk menyembuhkan demam berdarah dengue.

"Obat ini menjadi pendukung yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh sesuai dengan kondisi pasien," katanya.

Harga untuk satu botol Propoelix yang diproduksi PT MDxCare sekitar Rp 400 ribuan dengan isi 60 tablet, bisa dikonsumsi orang dewasa tergantung kebutuhan.

Berita Populer
Penulis: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved