Mudik Lebaran 2019

Tetap Sehat Jelang Lebaran, Ini Trik Jitu Hindari Penyakit Langganan di Hari Raya

Penyakit langganan saat lebaran ini membuat banyak puskesmas, klinik, hingga rumah sakit memilih tetap beroperasi selama lebaran.

Tetap Sehat Jelang Lebaran, Ini Trik Jitu Hindari Penyakit Langganan di Hari Raya
Warta Kota/Feri Setiawan
Lonjakan pemudik mulai terlihat di ruang tunggu pintu masuk serta peron di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2019). Para calon penumpang memilih mudik lebih awal lantaran tidak mendapatkan tiket mendekati lebaran. Warta Kota/Feri Setiawan 

Makanan dan minuman ini berpotensi terkontaminasi baik dari debu dan kotoran lain karena memang dijajakan di jalan raya.

Pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering, jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari 6-8 jam setelah pembuatan.

Mengingat makanan tersebut tidak tersimpan dengan kondisi baik selama perjalanan.

Ilustrasi obat-obatan herbal dan suplemen.
Ilustrasi obat-obatan herbal dan suplemen. (Medicalnewstoday)

5. Membawa obat-obatan

Satu hal lagi yang kadang kala kita luput adalah membawa obat-obatan sederhana antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.

Obat-obatan tersebut sangat membantu sebagai obat pertolongan pertama.

Selain itu krim/balsem penghangat badan juga membantu yang bisa digunakan selama perjalanan.

Bagi para pemudik dengan penyakit kronis misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat tinggi harus selalu ingat untuk membawa obat-obatan yang rutin dikonsumsi dengan jumlah yang cukup, baik selama berada di kampung maupun saat kembali.

Kita harus maklum bahwa dalam suasana menjelang lebaran ini kita tidak bisa memprediksi apotik-apotik dan toko obat yang buka selama perjalanan atau saat kita berada di kampung.

6. Disarankan memulai perjalanan malam hari

Halaman
1234
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved