Aktivis Hewan Ini Justru Sarankan Masyarakat untuk Tidak Membunuh Nyamuk dan Bukan Membasminya

Dampak paling buruk ketika digigit nyamuk adalah terjangkit penyakit seperti demam berdarah, kaki gajah, hingga malaria.

Aktivis Hewan Ini Justru Sarankan Masyarakat untuk Tidak Membunuh Nyamuk dan Bukan Membasminya
kmov.com
ILLUSTRASI Nyamuk - Dinas kesehatan Florida Amerika memberi peringatan pada publik akan bahayanya nyamuk pembawa virus mematikan yang disebut Eastern equine encephalitis 

TRIBUNNEWS.COM - Nyamuk menjadi binatang yang paling banyak dihindari oleh manusia.

Gigitan nyamuk di tubuh kita akan menyebabkan bintik-bintik merah yang terasa gatal.

Dampak paling buruk ketika digigit nyamuk adalah terjangkit penyakit seperti demam berdarah, kaki gajah, hingga malaria.

Berbagai macam obat pengusir nyamuk pun diciptakan oleh pabrik.

Jika banyak orang membenci nyamuk, berbeda dengan aktivis hewan satu ini.

Aymeric Caron, aktivis hewan sekaligus presenter TV Prancis, mengatakan bahwa seekor nyamuk menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein.

Protein yang didapat berfungsi untuk memberi makan telur di dalam perutnya, oleh karena itu, Caron mengungkapkan nyamuk tidak boleh dibunuh maupun dibasmi.

Pria 47 tahun ini melabeli dirinya sebagai anti-specist, yang menganggap semua spesies harus diperlakukan sama.

Lanjut ke Halaman Berikutnya

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved