Jika Tak Tepat Posisinya Fungsi untuk Halangi Polusi Tidak Maksimal, Ini Cara Benar Pakai Masker

Sepertinya kini sudah banyak ditemui masyarakat yang menggunakan masker saat berkendara atau berada di luar ruangan.

Jika Tak Tepat Posisinya Fungsi untuk Halangi Polusi Tidak Maksimal, Ini Cara Benar Pakai Masker
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktivitas menggunakan masker di pelican crossing di Kawasan Bundaran HI, di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29/7/2019) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Sepertinya kini sudah banyak ditemui masyarakat yang menggunakan masker saat berkendara atau berada di luar ruangan.

Alat penutup hidung dan mulut yang sekarang dengan berbagai pilihan warna dan motif ini memang mampu melindungi saat sakit, mencegah bakteri hingga menangkal polusi hingga 40 persen.

Terlebih untuk warga Jakarta yang saat ini kualitas udaranya sedang menurun penggunaan masker sangat dianjurkan.

Untuk penangkalan polusi yang baik, cara penggunaan masker tentunya harus benar tidak hanya digantungkan di kuping yang malah menutupi bagian dagu saja.

Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FK UI, Dr. Agus Dwi Susanto menyebutkan pertama penggunaan masker tidak bisa dibolak balik.

Warga beraktivitas menggunakan masker di pelican crossing di Kawasan Bundaran HI, di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29/7/2019) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktivitas menggunakan masker di pelican crossing di Kawasan Bundaran HI, di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29/7/2019) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Ada bagian hidung yang telah didesain agar pas menutupi bagian hidung sehingga kalau dibalik memungkinkan adanya kebocoran pada masker.

“Pemakaiannya jangan keliru tidak bisa dibolak balik, luar luar, dan dalam dalam, karena yang atas ada penyangga hidungnya,” ucap dr. Agus di acara 3M di Jakarta Selatan, Senin (5/9/2019).

Kemudian penggunaan yang terbalik justru tidak menguntungkan karena wajah akan bersentuhan dengan lapisan kasar yang dapat menyebabkan iritasi.

Masker juga disarankan hanya digunakan enam sampai delapan jam saja setelah itu harus diganti.

“Intinya satu kali pakai dan gak boleh di cuci nanti fungsinya jadi hilang,” pungkas dr. Agus.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved