Breaking News:

Produk ini Secara Klinis 2 Kali Lebih Baik dari Glukosamin dalam Atasi Gangguan Persendian

Walaupun sebagai solusi yang bisa membantu, glukosamin bisa dianggap kurang cocok untuk solusi masalah persendian di Indonesia

ist
ilustrasi lansia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Siapapun kita menginginkan kesehatan untuk bisa berkarya dan mengisi peran untuk mereka yang kita cintai.

Tapi semua manusia hanya bisa berencana karena semua itu tidak pasti namun satu hal yang pasti yakni setiap manusia pasti akan menjadi tua, dan konsekuensi tua juga membawa organ-organ badan yang mulai menurun fungsinya.

Mungkin kita sering mendengar kakek nenek kita atau orang tua kita atau orang tua yang kita kenal mulai mengalami masalah pada persendian mereka.

Biasanya mereka mengalami kurang oli pada sendi.

Kondisi ini bisa juga disebabkan oleh Osteoathritis atau penyakit autoimmune Rheumatoid Arthritis.

Gejala keduanya hampir sama dan dapat menyebabkan kerusakan sendi yang sangat fatal.

Baca: Banjir, Nikita Mirzani Unggah Best View 2020, Mention Anies Baswedan, Nyai tapi pak, Jakarta Klelep

Baca: Selamat Datang Tahun Baru 2020 - Ramalan Zodiak Sagitarius, Karir Menanjak Hingga Siap Buka Hati

Baca: Selamat Datang Tahun Baru 2020 - Ramalan Zodiak Aries Terlengkap! Jatuh Cinta Pandangan Pertama

Rheumatoid Arthritis adalah penyakit autoimmune dimana kondisi immune dalam tubuhnya menyerang tubuhnya sendiri dan menyebabkan inflamasi sedangkan Osteoarthritis bukanlah penyakit autoimmune tapi banyak faktor penyebab Osteoarthritis ini diantaranya adalah faktor usia, obesitas, cidera hebat pada lutut, scoliosis dan cacat lahir.

Dari data WHO (World Health Organization) tercatat bahwa wanita lebih rentan terhadap Osteoarthritis.

"Kondisi seperti ini sebenarnya disebabkan oleh multifactorial, tetapi salah satunya erat kaitannya dengan apa yang dimasukan ke mulut kita. Seringkali masalah Autoimmune ini diawali dari masalah yang disebut dengan gutdisbiosis, yakni kondisi bocornya saluran pencernaan akibat ketidaksetimbangan bakteri menguntungkan dalam tubuh manusia," kata Venni Carolina sebagai Head Of Medical dari Imedco di Jakarta, Senin (30/12/2019).

Semua berawal dari pola hidup yang tidak sehat dan makanan yang masuk tidak semuanya sehat, makanan yang diolah dari proses pabrik dan memakai kimia yang tidak dianjurkan akan membebani saluran pencernaan.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved