Breaking News:

Virus Corona

Dokter Sarankan Tunda Bersihkan Karang Gigi Saat Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Saat masa pandemi ini dokter gigi tidak melayani pembersihan karang gigi atau scalling gigi terlebih dulu.

SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Saat masa pandemi ini dokter gigi tidak melayani pembersihan karang gigi atau scalling gigi terlebih dulu.

Drg. Anggi Pratiwi menjelakan proses scalling ditunda karena alat yang digunakan akan memancing keluarnya aerosol atau gas air.

Kemudian semprotan air yang diarahkan ke mulut mungkin saja muncrat ke luar mulut yang berarti sudah terkontaminasi dengan droplet atau partikel air liur.

Baca: Dinkes DKI: 96 Ribu Rapid Test, 96 Persen Dinyatakan Negatif Corona

Baca: Gara-gara Virus Corona, Dinda Kirana Belajar Tentang Betapa Pentingnya Pertemuan

Droplet ini lah yang saat ini jadi cara penularan utama covid-19, sehingga sebagai langkah antisipasi dokter menyarankan pasien menunda dulu rencana membersihkan karang giginya.

"PDGI Sudah menganjurkan untuk menolak si menunda tindakan scalling atau pembersihan karang gigi karena alatnya itu banyak mengeluarkan aerosol yang jadi droplet," ungkap drg. Anggi saat diskusi online bersama Listerine, Kamis (14/5/2020).

Baca: Panduan Khotbah Shalat Idul Fitri dan Contoh Naskah Menyikapi Pandemi Virus Corona

Dan, semprotan aerosol yang biasa digunakan untuk membersihkan karang gigi ini kalau kata dr. Anggi semburannya bisa menyebar ke seluruh ruangan jadi ditunda dulu bisa memang tidak emergensi.

"Kenapa tidak boleh karena terlalu droplet nya terlalu nyata kayak gitu kelihatan itu kan kayak gitu kan kayak kayak mandi gitu jadi itu kenapa ditunda dulu ya," kata drg. Anggi.

Dr. Anggi juga menyarankan selama tidak keadaan emergensi seperti sakit gigi yang sampai tidak bisa tidur, gigi patah, atau gusi berdarah sebaiknya konsultasi dengan dokter gigi secara online saja.

"Cabut atau tambal itu masih aman ya sebenarnya tapi berkaitan yang emergensi, intinya sekarang manfaatkan konsultasi via online dan obat sekarang kan juga bisa online," pungkas dr. Anggi.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved