Breaking News:

Virus Corona

Jelang New Normal, Berapa Jarak Fisik Ideal untuk Cegah Penularan Covid-19?

Saat ini di Jakarta memasuki masa transisi menuju new normal. Perkantoran, pusat pertokoan dan hiburan, dalam waktu dekat akan dibuka.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini di Jakarta memasuki masa transisi menuju new normal

Perkantoran, pusat pertokoan dan hiburan, dalam waktu dekat akan dibuka. Karena itu, kita wajib memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Termasuk dengan menjaga jarak fisik antar manusia.

Ada beberapa anjuran mengenai jarak fisik yang aman di era normal baru.

Baca: Pemerintah Perlu Pastikan Protokol New Normal Tersinergi dengan Ekonomi

Ada yang menyebut idealnya jarak antar orang adalah dua meter, tetapi ada juga yang menyebut satu meter sudah cukup.

Menurut salah satu penelitian yang diklaim paling komperhensif, disebutkan bahwa jarak fisik paling optimal untuk mencegah penularan Covid-19 adalah minimal satu meter.

Namun, yang paling efektif ternyata dua meter.

“Jarak fisik lebih dari satu meter dapat mengurangi infeksi virus secara signifikan. Setiap jarak ini bertambah satu meter lebih jauh, efektivitas pencegahannya bertambah dua kali lipat,” tulis peneliti dalam laporannya di jurnal The Lancet.

Perlu diingat ini adalah jarak optimal, sebab ada penelitian yang mengatakan bahwa dalam kondisi tertentu, droplet bersin dapat menyebar hingga 6-8 meter.

Covid-19 menular melalui droplet, terutama ketika orang batuk dan bersin.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved