Breaking News:

Perawatan Luka Pascaoperasi Sunat Kadang Bikin Anak Rewel

Pascaoperasi sunat, ada luka bekas jahitan pada penis anak. Butuh waktu seminggu sampai dua minggu untuk pemulihannya.

Wartakota/Henry Lopulalan
SUNATAN MASSAL - Pelaksanaan acara sunatan massal yang diadakan oleh Bangun Tjipta Group di Jakarta, Sabtu (21/12). Acara sunatan massal yang memanfaatkan teknologi digital dalam sistem pendaftarannya menggunakan QR Code ini diikuti oleh 1.300 peserta dari Jabodetabek adalah merupakan kegiatan tahunan program CSR Bangun Tjipta Group sekaligus sarana edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat agar semakin memahami dan terbiasa dalam menggunakan teknologi digital dikehidupannya sehari-hari. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM - Pascaoperasi sunat, ada luka bekas jahitan pada penis anak. Butuh waktu seminggu sampai dua minggu untuk pemulihannya.

Dokter Spesialis Bedah Umum, dr. Andika August Winata, SpB menjelaskan luka bekas sunat pada anak mungkin saja berdarah sehingga disarankan untuk istirahat dulu pascaoperasi.

Kemudian luka pascaoperasi sunat juga bisa menimbulkan rasa nyeri yang frekuensinya akan berbeda setiap orang tergantung ketahan imunitasnya.

"Luka operasi pada umumnya bisa sebabkan infeksi pendarahan atau nyeri perawatan pascakhitan ada peran antibiotik supaya tidak menghambat," ucap dr. Andika saat live instagram bersama RS Eka Hospital, Kamis (18/6/2020).

Baca: Cara Penanganan Operasi Sunat pada Anak yang Berlebihan Berat Badan

Kalau untuk mengatasi nyeri yang bikin anak jadi cengeng atau cranky, biasanya dokter sudah meresepkan obat yang bisa diminum kalau ada keluhan nyeri.

Yang jadi masalah adalah kalau terjadi pendarahan karena misalnya kekencengan menggosok atau habis buang air kecil. Penis tidak dibersihkan sehingga membuat kotor dan memancing infeksi.

"Perawatan luka yang jadi masalah, saat kencing kencingnya ini sering mengotori bagian luka akibatnya benyek dan jadi infeksi jadi tetap harus dibersihkan," ungkap dr. Andika.

Baca: Operasi Sunat di Masa Pandemi, Dokter Spesialis Bedah Sebut Orang Tak Perlu Khawatir

Tindakan sunat merupakan tindakan pelepasan kulit di ujung penis untuk mencegah berbagai risiko penyakit dan menjaga kebersihan penis.

Sunat bisa dilakukan usia berapapun dengan berbagai metode yang berkembang, mulai dari potong langsung kulup dengan pisau bedah, laser, klem maupun strapler.

"Kapan waktu terbaik enggak ada tapi kami banyak melakukan sunat dari awal kelahiran juga, yang penting kondisi bayi sehat atau lahirnya tidak ada masalah bisa dilakukan tindakan," pungkas dr. Andika.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved