Sering Lupa Mencari Barang, Waspada, Ini Tanda Alzheimer
Sangat disarankan segera lakukan check up memeriksa ke dokter apakah sudah ada tanda-tanda penyakit Alzheimer seperti mudah lupa ini.
Salah satu gejala terpenting dari Alzheimer adalah pikun atau demensia.
Bila ada anggota keluarga yang mengalami pikun, untuk memperlambat kerusakan, juga harus ada pendampingan keluarga.
“Senyum, salam sabar. Harus sabar punya orangtua pikun karena jadi peluang amal,” kata dokter Pukovisa saat IG Live RS Kencana, Selasa (8/9/2020).
Ia memberikan tips ketika mendampingi orangtua misalnya ibu yang suka menanyakan bapak mana? Padahal bapak sudah meninggal sejak lama.
“Orang pikun tidak pura-pura lupa, contohnya dia nanya bapak mana? Memang betul dia merasa lupa meskipun faktanya suminya sudah meninggal,” Katanya.
Pada kejadian tersebut, bila pendekatannya berbasis fakta bapak sudah meninggal, ketika informasi itu diberi tahu, dia sedih karena dia baru dapat informasi suaminya sudah meninggal.
Beberapa jam tanya lagi pertanyaan yang sama, ketika kita menjawab bahwa bapak meninggal dia akan sedih.
Bila dia bertanya 10 kali dan kita menjawab berdasarkan fakta, maka orang yang pikun itu bisa merasa kehilangan suami 10 kali atau lebih dalam sehari.
“Otak dalam perasaan banyak yang masih aktif jadi dia beneran sedih. Kaya dapat kabar duka 10 kali dalam sehari membuat lebih sedih jadi menurunkan fungsi otaknya. Tips tidak boleh berbasis fakta karena lupa juga, jadi fokus apa yang membuat dia teralih dan senang. Misalnya ketika ada pertanyaan bapak mana? Jawab saja, tuh lihat tanaman bunga lagi bermekaran,” katanya. Selain itu juga perlu diperhatikan pola tidur yang cukup dan teratur. Dan tentu saja berobat teratur sehingga kondisi tidak semakin parah, tapi bisa dipertahankan. (LIS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20131216_135106_pelupa.jpg)