Breaking News:

Reshuffle Kabinet

Perhimpunan Epidemiolog: Tak Masalah Menkesnya Bukan Dokter

Menteri kesehatan dan wakil menkes diminta mengevaluasi secara komprehensif kebijakan pengendalian Covid-19 di Indonesia.

Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane menyambut baik atas dilantiknya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono.

Ia mengharapkan, menteri kesehatan dan wakil menkes mengevaluasi secara komprehensif kebijakan pengendalian Covid-19 di Indonesia.

"Merumuskan strategi yang paling efektif dan cepat, karena pandemi ini sudah berlangsung sekitar 10 bulan," ujar dia saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (23/12/2020).

Selanjutnya, penunjukan keduanya juga diharapkan mampu memberikan solusi atas penyelesaian birokrasi dalam sistem kesehatan yang ada kini.

Baca juga: Golkar Tak Masalah Menkes Bukan dari Kalangan Dokter: Pandemi Bukan Hanya Masalah Kesehatan

"Perlu ada inovasi-inovasi baru di Kementerian Kesehatan untuk pelayanan kepada masyarakat," tutur Masdalina.

Baginya, latar belakang menkes yang seorang lulusan fisika bukan dari kedokteran tak jadi soal.

Baca juga: Jalankan Tugas Sebagai Menkes, Budi Gunadi Sadikin Minta Dukungan Asosiasi Kedokteran

Nantinya dalam bekerja menurut Masdalina, Budi akan ditemani oleh wamenkes yang merupakan dokter serta jajaran yang berlatar belakang kesehatan.

"Eggak masalah sebenarnya karena wakil menterinya  orang kesehatan serta dibantu jajaran juga orang kesehatan. Jadi (Budi) harus belajar kultur dan budaya kesehatan," ungkapnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved