Selasa, 2 Juni 2026

Webinar Hari Kanker Sedunia 2021: Kanker Penyebab Kematian yang Tinggi di Dunia dan di Indonesia

Sesuai fakta di lapangan 70% pasien kanker payudara datang berobat ke dokter sudah dalam stadium lanjut sehingga kualitas hidupnya rendah

Tayang:
Editor: Toni Bramantoro
ist
PERABOI Pusat dan didukung oleh Rumah Sakit Kanker Dharmais [RSKD], Selasa (2/2/2021) melakukan webinar sosialisasi tentang deteksi dini kanker payudara yang diikuti sebanyak 980 bidan-bidan dari seluruh wilayah Indonesia dengan tema Peran Bidan pada Skrining dan Deteksi Dini Kanker Payudara. 

Kita menyadari bahwa untuk mencapai tujuan dari 3 program pengendalian kanker, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang terus menerus dari seluruh pihak.

"Saya yakin dan percaya bahwa dengan kerjasama dan dukungan ini, penanggulangan kanker payudara di Indonesia akan berjalan dengan baik dan optimal sehingga Indonesia bebas dari kanker payudara stadium lanjut akan terwujud. Apresiasi kepada YKPI yang telah membantu pemerintah dalam menyebarluaskan informasi tentang pencegahan kanker payudara kepada masyarakat dan melibatkan tenaga kesehatan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara. Semoga YKPI menjadi lembaga yang semakin berkembang, sukses dan bermanfaat bagi masyarakat," papar dr. Cut.

Sedangkan Dr. Walta dalam paparannya menjelaskan tentang kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara, hal ini disebabkan karena adanya kerusakan gen yang mengatur pertumbuhan dan diferensiasi sehingga sel ini tumbuh dan berkembang biak tanpa dapat dikendalikan.

Selanjutnya pula dijelaskan bahwa 9 dari 10 benjolan bukan kanker, sifat benjolan kanker yaitu keras, berbenjol-benjol, tidak nyeri, sulit digerakkan, kulit kemerahan, seperti kulit jeruk, puting tertarik ke dalam, keluaran cairan dari puting, luka yang tidak sembuh.

Cara deteksi dini kanker payudara yaitu pemeriksaan payudara mandiri, pemeriksaan payudara klinis dan mammografi. Sebagai Bidan dapat melakukan pemeriksaan payudara klinis dan mendekati effektifitas mammografi pada populasi wanita yang belum discrening, lanjut dr. Walta.

Peran Bidan selain pemeriksaan klinis, bidan merupakan tenaga kesehatan yang sering dijumpai wanita pada saat hamil, saat membawa anak menimbang dan imunisasi, konsultasi untuk kontrasepsi, selain itu bidan memiliki akses luas berkomunikasi dengan populasi wanita untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker payudara, ujar dr. Walta.

Pentingnya melakukan deteksi dini kanker payudara karena semakin dini kanker payudara terdeteksi, makin banyak pilihan terapi, makin tinggi angka kesembuhan, makin rendah total biayanya.

Pemahaman tentang deteksi dini kanker payudara tidak selalu diikuti oleh sikap yang sesuai, untuk itu diharapkan bidan yang memiliki akses komunikasi dengan pupolasi wanita, dapat menjadi motor penggerak deteksi dini kanker payudara, ungkap dr. Walta.

Melalui webinar ini, diharapkan dapat meningkatkan peran bidan dalam mendukung penanggulangan kanker payudara di Indonesia. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved