Breaking News:

Bukan Cuma Orang Dewasa, Bayi Juga Bisa Mengalami GERD, Ketahui Gejalanya

Kondisi ini biasanya berada pada puncaknya ketika bayi berusia empat bulan dan perlahan menghilang ketika usianya menginjak 12 dan 18 bulan.

bbcgoodfood.com
Ilustrasi bayi sedang makan. 

TRIBUNNEWS.COM - Umumnya penderita Gastroesophageal reflux disease ( Gerd) adalah orang dewasa. Mungkin tak banyak yang tahu kondisi tersebut juga bisa dialami oleh bayi.

Adapun Gerd adalah kondisi di mana asam lambung naik (refluks) dari perut ke kerongkongan karena sfingter esofagus bagian bawah atau lower esophageal sphincter (LES) tidak menutup saat makanan sampai di perut.

Akibatnya, asam lambung kembali naik melalui kerongkongan. Menurut Healthline, bayi lebih rentan terhadap refluks asam karena LES bayi mungkin saja masih lemah atau belum terbentuk dengan sempurna.

Kondisi ini biasanya berada pada puncaknya ketika bayi berusia empat bulan dan perlahan menghilang ketika usianya menginjak 12 dan 18 bulan.

Baca juga: Bukan Penyakit yang Sama, Ini Perbedaan GERD dan Mag

Sangat jarang refluks asam terjadi pada bayi hingga lebih dari 24 bulan. Jika melebihi waktu tersebut, mungkin itu adalah tanda bahwa bayi mengalami Gerd atau kondisi refluks asam yang lebih kronis.

Gejala Gerd pada bayi bisa bervariasi, namun setidaknya ada 10 gejala yang umumnya muncul, antara lain:

1. Meludah dan muntah

Meludah atau gumoh adalah kebiasaan normal bayi. Namun, gumoh yang tampak kuat bisa jadi merupakan gejala Gerd.

Kecenderungan semakin besar terutama jika bayi sudah berusia lebih dari 12 bulan dan masih gumoh dengan paksa setelah makan.

Jika ludah yang dimuntahkan berupa darah, cairan hijau, kuning, atau zat yang terlihat seperti bubuk kopi juga bisa menandakan Gerd atau gangguan kesehatan lain yang lebih serius.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved