Breaking News:

Penanganan Covid

Mulai Juli, Menkes Targetkan 1 Juta Orang Divaksinasi Covid-19 Per Hari

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan, mulai Juli ini pihaknya menargetkan setiap hari ada 1 juta orang yang divaksinasi Covid-19.

Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah saat disuntik vaksin Sinovac di Polres Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan, mulai Juli ini pihaknya menargetkan setiap hari ada 1 juta orang yang divaksinasi Covid-19.

Ia melanjutkan, pasokan vaksin Covid-19 mulai banyak berdatangan pada bulan Juli.

Diprediksi setiap bulan akan ada vaksin 25 juta dosis vaksin yang bisa disuntikan kepada masyarakat.

"Maret- April ini 500 ribu per hari (divaksinasi). Dan Juli 1 juta per hari karena ketersediaan vaksinnya 25 juta sebulan," ungkapnya dalam kegiatan Halodoc dan Gojek yang disiarkan virtual, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Setelah Vaksin Seluruh Anggotanya, TNI Akan Kerahkan 10 Ribu Tracer Bantu Tanggulangi Covid-19

Sementara saat ini, ketersediaan vaksin terbilang terbatas.

Mantan wamen BUMN ini mengungkapkan, hingga Juni ini jumlah vaksin yang ada baru 90 juta dosis untuk sasaran 45 juta orang penduduk.

"Indonesia beruntung  sudah memulai vaksinasi, baru 90 juta dosis vaksin  atau 45 juta orang bisa divaksinasi sampai Juni. Karena vaksinnya baru datang banyaknnya  pada Juli," jelas Budi.

Mantan Dirut Bank Mandiri ini mengakui, tantangan vaksinasi pada semester kedua 2021 berat.

Alasannya, masih ada 140 juta orang yang harus divaksin dalam periode 6 bulan.

"Karena vaksinnya baru datang banyak pada Juli. Berat  semester kedua dari 181,5 juta dikurang 45 juta, ada 140 juta yang harus disuntik dalam 6 bulan. Beda dengan periode pertama cuma  45 juta.  Hitungan saya  2-3 juta per hari, kenapa ini? karena terkait dengan ketersedian vaksinasi," ungkap Budi.

Dalam mencapai target tersebut, Budi menyebut pemerintah tidak mungkin berjalan sendiri, harus bekerja sama dengan semua termasuk  pihak swasta termasuk Start Up.

“Ini bukan program ekselusif , ini program inklusif. Teman-teman saya bilang ini  bukan program tetapi  ini harus menjadi gerakan. Dimana setiap komponen bangsa merasa wajib   membantu pemerintah untuk melakukan vaksinasi,” ucap dia.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved