Breaking News:

Penanganan Covid

Perlu Keseimbangan antara Vaksinasi dan Jalani Protokol Kesehatan

Hingga Jumat kemarin sebanyak 4 juta orang Indonesia sudah menerima vaksin dosis pertama dengan prioritas pada warga lanjut usia.

WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha
Warga yang berumur lanjut usia (lansia) tengah antre untuk mengikuti vaksinasindi Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga Jumat kemarin sebanyak 4 juta orang Indonesia sudah menerima vaksin dosis pertama dengan prioritas pada warga lanjut usia.

Vaksinasi untuk kalangan ini dimudahkan pelaksanaannya melalui banyak sekali sentra-sentra vaksinasi hasil kerja sama dengan seluruh elemen bangsa.

Dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes mengatakan, saat ini diperlukan upaya edukasi dan komunikasi kepada masyarakat harus dilakukan seimbang antara vaksinasi dan protokol kesehatan.

Baca juga: Menkominfo Minta Masyarakat Tak Mengunggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di Media Sosial

"Langkah penanganan pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan secara tunggal dengan vaksinasi, harus komprehensif dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat demi menekan lebih banyak jumlah orang yang terinfeksi," katanya.

Baca juga: Menkes Beri Sinyal, Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Digunakan untuk Nonton Konser

Masyarakat, kata dia perlu diingatkan terus menerus tentang pentingnya prokes sebagai intervensi selain vaksinasi," katanya di Dialog Produktif “Selaras Vaksinasi dan Protokol Kesehatan” yang diselenggarakan KPCPEN dan tayang di FMB9ID_IKP, Jumat (19/3/2021).

Dr Dirga Sakti Rambe, Dokter Spesialis Penyakit Dalam/Vaksinolog mengatakan, orang-orang yang divaksinasi memiliki risiko 3 kali lebih rendah mengalami COVID-19, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak divaksinasi.

"Pada situasi pandemi, ini, 3 kali lebih rendah ini sangat signifikan,” kata dr Dirga Sakti Rambe.

Ditegaskannya, vaksinasi tidak serta merta memberikan kekebalan tubuh dalam waktu singkat. Dari hasil uji klinis, diketahui kekebalan optimal baru bisa didapatkan setelah 28 hari setelah penyuntikan.

Untuk itu sangat penting vaksinasi yang dibarengi dengan kepatuhan tinggi terhadap protokol kesehatan (prokes).

Warga yang berumur lanjut usia (lansia) tengah antre untuk mengikuti vaksinasindi Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). Program vaksinasi Covid 19 hasil kolaborasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan Indonesia Healthcare Corporation ini bakal menyasar warga lanjut usia (lansia) non-KTP DKI Jakarta. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Warga yang berumur lanjut usia (lansia) tengah antre untuk mengikuti vaksinasindi Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021).  (WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha)

“Agar mendapatkan proteksi optimal, vaksinasi harus bersama dengan 3M, Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan. Bila itu kita lakukan dengan sungguh-sungguh, pandemi ini dapat segera terkendali,” ujar Dirga.

Dirga Sakti berpesan kepada semua elemen masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi yang kini dijalankan pemerintah.

“Mari kita berpartisipasi dengan menjadi warga negara yang baik untuk menyukseskan program vaksinasi COVID-19 sekaligus menerapkan 3M secara konsisten,” katanya.

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved