Dari Sulit Makan hingga Lancar Bicara, Ini Kisah Nyata Anak Indonesia Bangkit dari Bibir Sumbing
Kondisi celah bibir dan langit-langit (sumbing) bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menyangkut kemampuan makan, bernapas, hingga berbicara.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
Ringkasan Berita:
- Kondisi celah bibir dan langit-langit (sumbing) bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menyangkut kemampuan dasar seperti makan, bernapas, hingga berbicara.
- Lebih dari 100.000 operasi celah telah dilakukan secara gratis di seluruh Indonesia.
- Namun, yang sering tidak disadari masyarakat, penanganan subming bukan hanya soal operasi, tapi penanganan setelahnya sehingga mereka bangkit dari keterbatasan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tidak semua anak Indonesia lahir dengan kesempatan yang sama.
Bagi sebagian keluarga, kondisi celah bibir dan langit-langit (sumbing) bukan hanya soal penampilan, tetapi juga menyangkut kemampuan dasar seperti makan, bernapas, hingga berbicara.#
Baca juga: Cara Aman Beri ASI atau Susu pada Bayi yang Lahir dengan Kondisi Bibir Sumbing
Di balik kondisi ini, ada perjuangan panjang yang sering tak terlihat, orang tua yang cemas, anak yang kesulitan tumbuh optimal, hingga akses layanan kesehatan yang tidak selalu mudah dijangkau.
Namun harapan itu nyata. Sebuah kolaborasi kemanusiaan kembali menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari satu tindakan sederhana: memberi akses.
Kunjungan Miss Cosmo 2025, Yolina Lindquist, bersama Chelsea Fernandez ke RS Hermina Galaxy Bekasi menjadi simbol kuat bahwa isu kesehatan anak Indonesia juga mendapat perhatian dunia.
Lebih dari sekadar kunjungan, ini adalah pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.
Lebih dari Sekadar Operasi, Ini Soal Masa Depan Anak
Selama lebih dari dua dekade, upaya penanganan sumbing di Indonesia telah menjangkau puluhan ribu anak.
Bahkan, lebih dari 100.000 operasi celah telah dilakukan secara gratis di seluruh Indonesia.
Namun, yang sering tidak disadari masyarakat, penanganan sumbing bukan hanya soal operasi.
Perawatan yang diberikan bersifat menyeluruh, mulai dari nutrisi sebelum operasi, tindakan bedah, hingga terapi setelahnya seperti terapi wicara dan perawatan ortodonti.
Baca juga: Perusahaan Jamu ini Dorong Semangat Berkontribusi lewat Operasi Gratis Bibir Sumbing untuk 50 Anak
Artinya, yang diperjuangkan bukan sekadar “memperbaiki wajah”, tapi mengembalikan kualitas hidup anak secara utuh.
Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, menegaskan bahwa dampaknya jauh lebih besar dari yang terlihat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIBIR-SUMBING-k.jpg)