Breaking News:

Penanganan Covid

IDI Dukung Pemerintah Percepat dan Perbanyak Uji Klinis Ivermectin

Penggunaan secara luas Ivermectin ini sebagai kerangka uji klinis, sama seperti ketika vaksin Covid-19 belum dipergunakan di Indonesia.

YouTube Talk Show tvOne
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Faqih 

"Silakan Pemerintah gunakan Ivermectin secara luas sebagai kerangka uji klinis. Kalau bisa penggunaannya sebanyak mungkin dan secara luas di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia yang menangani pasien Covid-19. Jika dilakukan dalam kerangka uji klinis maka nanti ada laporannya. Pasien akan dimonitoring perkembangannya,"kata Faqih.

Penggunaan secara luas Ivermectin ini sebagai kerangka uji klinis, sama seperti ketika vaksin Covid-19 belum dipergunakan di Indonesia.

Pada saat vakisn Covid-19 belum dilakukan secara masal, Pemerintah melakukan uji klinis terhadap 1600 orang. Di negara lain seperti Brazil uji klinis terhadap vaksin Covid-19 dilakukan secara masal dengan melibatkan lebih dari 15 ribu orang.

"Semakin luas dan banyak orang yang berpartisipasi dalam uji klinis, hasil yang di dapat akan semakin akurat. Sehingga kami persilakan Pemerintah gunakan Ivermectin sebagai rangkaian uji klinis. India sudah melakukan uji klinis terhadap Ivermectin. Oxford di Inggris juga tengah melakukan uji klinis,"terang Faqih.

Obat-obatan yang sudah ada dan diperdagangkan di Indonesia secara resmi menurut Faqih sudah aman. Karena sudah mengantungi izin edar dari Badan POM. Saat ini Ivermectin sudah mengantungi izin edar dari Badan POM untuk obat cacing. Sama seperti Oseltamivir sudah mendapatkan izin edar untuk flu burung.

"Karena obat-obat tersebut sudah terbukti aman maka tak perlu mengikuti tahapan seperti membuat vaksin. Sehingga diperlukan uji klinis secara masiv saja untuk Ivermectin sebagai obat Covid-19," ujarnya.

Saat ini kondisi darurat makanya diperlukan izin penggunaan darurat dari Badan POM untuk obat Covid-19.

"Daripada korban Covid-19 tidak mendapatkan pertolongan sama sekali, penggunaan Ivermectin sebagai salah satu kerangka uji klinis itu bagus saja," ungkap Faqih.

Uji klinis yang dilakukan dengan lebih banyak pasien Covid-19 di Indonesia, Dinilai Faqih akan mempercepat Badan POM untuk dapat menilai efektifitas Ivermectin.

Jika memang terbukti secara klinis dari sampel yang jumlahnya banyak, menurut Faqih Badan POM dapat segera mengeluarkan rekomendasi Ivermectin untuk penggunaan darurat sebagai salah satu ikhtiar untuk mencari solusi penanganan dan penyembuhan Covid-19.

Halaman
123
Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved