Breaking News:

Kesehatan

6 Alat Kesehatan yang Perlu Dimiliki di Rumah saat Pandemi Covid-19, dari Termometer hingga Oximeter

Kini setiap keluarga dianjurkan untuk memiliki alat kesehatan mandiri. Berikut beberapa alat kesehatan yang perlu dimiliki di rumah dan fungsinya.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pulse Oximeter atau Oksimeter, pengukur oksigen tubuh manusia. Berikut beberapa alat kesehatan yang perlu dimiliki di rumah dan fungsinya, terutama saat pandemi Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus Covid-19 yang terus melonjak membuat kita harus makin waspada.

Menjaga kesehatan jadi hal wajib yang harus dilakukan.

Jangan sampai kamu lelah dan menyepelekan virus ini.

Terlebih, virus corona varian delta disebut makin ganas dari varian sebelumnya.

Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. (freepik.com)

Selain mengganggu sistem pernapasan, virus ini juga bisa menumbulkan masakah kesehatan pada bagian tubuh lain si penderita.

Bahkan kini setiap keluarga dianjurkan untuk memiliki alat kesehatan mandiri.

Gunanya untuk memantau kondisi fisik di rumah.

Terutama saat kamu dalam masa isolasi mandiri.

Dengan begitu, kamu bisa meminta pertolongan tenaga kesehatan dengan lebih cepat.

Semakin cepat mendapat pertolongan, tentu saja hal itu baik untuk kesehatan tubuh.

Berikut beberapa alat kesehatan yang perlu dimiliki di rumah dan fungsinya, terutama saat pandemi Covid-19:

1. Termometer

Ilustrasi termometer cewek
Ilustrasi termometer

Alat kesehatan pertama yang wajib ada di rumah adalah termometer.

Termometer berungsi untuk memantau suhu tubuh apakah seseorang dalam kondisi demam atau tidak.

Seperti diketahui, demam merupakan salah satu gejala utama saat seseorang terpapar virus corona.

Maka dari itu, termometer menjadi alat penting di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, termometer bisa digunakan pada keluarga yang memiliki bayi, anak kecil, atau ibu hamil.

Terdapat beberapa jenis termometer, yakni yang menggunakan air raksa dan jenis digital yang relatif lebih mudah digunakan.

2. Tensimeter

Tensimeter atau alat untuk mengukur tekanan darah penting untuk mengetahui kadar tensi.

Terutama bagi penderita hipertensi, tekanan darah rendah, penyakit jantung, atau stroke.

Dengan tensimeter, kamu bisa memantau apakah obat yang diminum sudah tepat dan bisa jadi bekal pelacakan status kesehatan.

Ada dua jenis tensimeter yang dijual di pasaran, tensimeter manual dan digital yang relatif praktis digunakan.

3. Pulse Oximeter

Inilah cara memakai Oximeter, alat ukur saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Berikut harga Oximeter.
Inilah cara memakai Oximeter, alat ukur saturasi oksigen bagi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Berikut harga Oximeter. (rtmagazine.com)

Selanjutnya adalah pulse oximeter.

Alat ini berfungsi untuk mengecek kadar saturasi oksigen di dalam darah.

Di masa pandemi Covid-19, keberadaan alat ini sangat penting karena bisa menakar tingkat oksigen di dalam darah dan detak jantung.

Pulse oximeter juga merupakan alat kesehatan mandiri penting untuk penderita asma, penyakit paru obstruktif kronik, dan gangguan pernapasan lainnya.

Cara menggunakan alat ini cukup mudah, kamu cukup menjepitkan jari telunjuk ke pulse oxymeter.

Tempatkan jari pada pulse oxymeter selama beberapa detik, alat akan menunjukkan besarnya kadar oksigen di dalam darah.

Kadar oksigen normal dalam darah normal besarnya antara 95-100 persen.

Kamu harus waspada jika kadar oksigen kurang dari 92 persen.

Kondisi ini bisa jadi tanda kekurangan oksigen di jaringan tubuh dan rentan membahayakan organ vital.

4. Glukometer

ilustrasi glukometer
Ilustrasi glukometer

Alat cek gula darah atau glukometer penting untuk memantau naik turunnya kadar gula darah.

Terutama bagi penderita diabetes, obesitas, dan penyakit kronis.

Kini, banyak tersedia di pasaran glukometer yang berbentuk digital karena mudah digunakan.

Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu mengambil sampel darah dari jari, lalu sampel darah ditempatkan di strip tes, dan masukkan strip tes ke glukometer.

Yang perlu diperhatikan, strip tes glukometer biasanya memiliki masa kadaluwarsa antara 1-2 tahun.

Apabila masa pakainya sudah lebih dari dua tahun, strip tes ini bisa kurang akurat.

Pastikan kamu mengetahui masakadaluwarsa strip tes yang kamu miliki.

5. Spirometri

Spirometri adalah salah satu alat yang digunakan untuk melihat fungsi paru-paru.

Aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-parumu akan tercatat dalam grafik.

Dengan menggunakan spirometri, fungsi paru-paru menjadi lebih terkontrol.

Hati-hati, karena kamu bisa sedikit pusing atau hampir pingsan saat menggunakan spirometri.

Hentikan penggunaan spirometri selama beberapa saat ketika kamu mengalami hal tersebut.

6. Tabung Oksigen

Gede Widiade menyediakan ratusan tabung oksigen yang akhir-akhir ini memang sangat diburu atau dicari guna penyembuhan penderita Covid-19.
Gede Widiade menyediakan ratusan tabung oksigen yang akhir-akhir ini memang sangat diburu atau dicari guna penyembuhan penderita Covid-19. (tribunnews.com/abdulmajid)

Saat ini, kebutuhan tabung oksigen juga perlu disiapkan di rumah.

Tujuannya agar kebutuhan oksigen tambahan bisa tetap terpenuhi jika memang dibutuhkan.

Namun, pastikan untuk selalu berkonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan tabung oksigen.

Dengan menyediakan alat kesehatan di rumah, kamu bisa mengetahui kondisi tubuhmu saat menunjukkan angka yang tidak normal.

Sebisa mungkin mencatat hasilnya dan gunakan hasil deteksi mandiri tersebut saat konsultasi ke dokter.

Harapannya, tenaga kesehatan profesional bisa memiliki gambaran kesehatan yang utuh dan diagnosis bisa lebih tepat dengan catatan tersebut.

Penuhi kebutuhan alat kesehatan mandiri #DiRumahAjaDulu bisa dengan mudah kamu lakukan lewat Tokopedia.

Jangan lewatkan program Kejar Diskon untuk kamu yang suka memburu diskon besar-besaran.

Setiap harinya di Kejar Diskon, kamu akan temukan flash sale di jam-jam tertentu.

Alat kesehatan seperti termometer, pulse oximeter hingga glukometer

Tak hanya diskon hingga 90%, kamu bisa dapatkan juga promo gratis ongkir ke seluruh Indonesia.

Jangan takut boncos, promo gratis ongkir Tokopedia hingga Rp 40.000 lho!

Yuk buruan standby untuk cek barang kebutuhanmu sekarang juga ya!

(Tribunnews.com/ Dipta)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved