Breaking News:

Lewat Mobile JKN, Peserta Tak Perlu Khawatir Jika Kartu KIS Ketinggalan Saat Berobat

Seorang peserta BPJS Kesehatan membagikan pengalaman menggunakan Mobile JKN dan kemudahan fitur-fiturnya.

DOK. Humas BPJS Kesehatan
Ilustrasi aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan. 

TRIBUNNEWS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berkomitmen memberikan kemudahan pengurusan administrasi bagi peserta melalui gawai, khususnya selama pandemi Covid-19.

Selain memberikan kemudahan, hal itu dilakukan demi meminimalkan kontak langsung antar peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan petugas, sehingga dapat memutus penyebaran virus SARS-CoV-2.

Salah seorang peserta program JKN-KIS Deo Shuhada (19) mengaku, telah merasakan kemudahan layanan yang disediakan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

Deo mengungkapkan, salah satu pengalaman yang memudahkannya dalam mengakses layanan di fasilitas kesehatan adalah tersedianya KIS Digital pada aplikasi Mobile JKN.

“Saya sendiri merasa sangat terbantu dengan fitur kartu KIS digital karena saya sering lupa. Pernah suatu waktu saya ingin berobat ke Puskesmas, kartu KIS saya ketinggalan di rumah,” katanya, Jumat (26/11/2021), dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah. Deo menyebutkan, dia saya sudah memiliki Mobile JKN, sehingga bisa mengakses KIS digital.

Selain KIS Digital, Deo mengatakan, terdapat fitur lain yang memudahkan peserta mengakses layanan Program JKN-KIS, seperti perubahan data peserta, skrining kesehatan, antrean online, dan lainnya.

Dia menilai, fitur-fitur tersebut sangat bermanfaat karena bisa diakses tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

Deo juga menilai, inovasi teknologi untuk urusan pelayanan publik memang harus ada, apalagi BPJS Kesehatan yang memiliki peserta jutaan. Dengan adanya inovasi ini, tentu akan memudahkan masyarakat.

“Mulai dari yang malas menunggu antrean jadi semangat menunggu, yang tidak sempat konsultasi penyakitnya karena sibuk jadi bisa konsultasi dengan dokter, yang ingin mengubah fasilitas kesehatan tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Semuanya dapat diakses melalui gadget,” paparnya.

Lebih lanjut, Deo berharap, ke depan kehadiran program JKN-KIS dapat membuat masyarakat sadar terhadap pentingnya jaminan kesehatan.

Admin: Sponsored Content
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved