Selasa, 2 Juni 2026

IDAI Ingatkan Waspadai Penyakit yang Rentan Menularii Anak Saat Musim Hujan 

Berikut penyakit menular pada anak yang harus diwaspadai orangtua selama musim hujan:

Tayang:
Ist/Kompas.com
Ilustrasi anak sakit.Berikut penyakit menular pada anak yang harus diwaspadai orangtua selama musim hujan: 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Musim hujan tiba bisa menjadi kesempatan menyenangkan bagi anak-anak sebagai kegiatan alternatif  di luar rumah.

Namun perlu diwaspadai, penularan penyakit juga menjadi lebih rentan melalui air dan vektor (water and vector borne disease).

Baca juga: Epilepsi Dapat Diobati, Janhan Beri Stigma Pada Pengidap, Penyakit Ini Tak Menular

Dokter Spesialis Anak Sub Spesialisasi Penyakit Infeksi Tropik dan Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Nina Dwi Putri, SpA(K), MSc (TropPaed), menuturkan, ada beberapa penyakit dapat ditularkan melalui air.

"Airnya terkontaminasi lalu higienitas lingkungan tempat tinggal yang bisa memburuk penularan penyakit, akibat hujan atau banjir," kata dokter Nina dalam rilis IDAI.

Berikut penyakit menular pada anak yang harus diwaspadai orangtua selama musim hujan:

1. Dengue atau DBD

Ilustrasi digigit nyamuk - Nyamuk Aedes Aegypti merupakan nyamuk yang menyebarkan virus dengue penyebab penyakit DBD, berikut ciri-ciri dan cara pencegahan perkembangbiakannya.
Ilustrasi digigit nyamuk - Nyamuk Aedes Aegypti merupakan nyamuk yang menyebarkan virus dengue penyebab penyakit DBD, berikut ciri-ciri dan cara pencegahan perkembangbiakannya. (pixabay/mikadago)

Genangan air dapat digunakan sebagai tempat perkembangbiakan nyamuk dan berpotensi meningkatkan paparan infeksi dengue. 

Infeksi virus dengue adalah salah satu penyakit umum yang menyerang anak-anak dan orang dewasa di musim hujan. Itu terjadi di daerah tropis. 

Gejala demam berdarah termasuk ruam, demam tinggi, dan lainnya. Terapkan 3M plus untuk memberantas sarang nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk.

2. Infeksi jamur

Karena kulit menjadi lembab dan basah sepanjang waktu, kemungkinan terjadinya infeksi jamur cukup tinggi. Kulit harus tetap kering sepanjang waktu. 

Minta anak-anak untuk mengeringkan diri setelah pulang. Jamur sering berkembang biak ketika kulit lembab dan tidak terkena udara.

Baca juga: Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan di Rumah Terhadap Penderita DBD

3. Leptospirosis

Waspada Leptospirosis Saat Banjir
Waspada Leptospirosis Saat Banjir (Kompas.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Penyakit ini ditularkan melalui kontak kulit atau selaput lendir dengan tanah, lumpur, ataupun air yang terkontaminasi dengan urin hewan pengerat yang terinfeksi bakteri Leptospira.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved