Cara Penularan HIV/AIDS: Transfusi Darah hingga Melalui Jarum Suntik

Berikut penjelasan mengenai cara penularan AIDS, dapat melalui kontak seksual, transfusi darah, hingga karena berbagi jarum suntik.

Penulis: Nurkhasanah
Tribunnews.com
HIV dan AIDS - Berikut penjelasan mengenai cara penularan AIDS, dapat melalui kontak seksual, transfusi darah, hingga karena berbagi jarum suntik. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak cara penularan AIDS dalam artikel ini.

Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV, dikutip dari kemkes.go.id.

Mengutip stanfordhealthcare.org, AIDS disebut sebagai tahap terakhir dari infeksi HIV.

Human Immunodeficiency Virus disingkat HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh atau sistem pertahanan alami tubuh.

Baik virus maupun infeksi yang ditimbulkannya disebut HIV.

Tanpa sistem kekebalan yang kuat, tubuh akan kesulitan melawan penyakit tersebut.

Baca juga: Gejala AIDS, Lengkap dari Stadium 1 hingga Stadium 4

HIV terdiri dari dua jenis yakni sebagai berikut:

- HIV-1, menyebabkan hampir semua kasus AIDS di seluruh dunia.

- HIV-2, menyebabkan penyakit mirip AIDS tetapi infeksi jenis ini jarang terjadi di Amerika Utara.

Untuk diketahui, penderita HIV tidak berarti pasti terkena AIDS.

Bahkan tanpa pengobatan, HIV membutuhkan waktu yang lama (biasanya 10 sampai 12 tahun) untuk dapat berkembang menjadi AIDS.

Baca juga: Orang dengan HIV dan AIDS Rentan Kena Tuberkulosis

HIV dan AIDS dapat menular melalui berbagai cara sebagai berikut:

Cara Penularan HIV dan AIDS 

- Kontak seksual

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved