Senin, 1 Juni 2026

Kenali Jenis-jenis Cedera Saat Berolahraga, Kapan Tindakan Operasi Perlu Dilakukan?

Penyembuhan cedera yang terjadi saat berolahraga bisa ditangani dengan cepat dan efektif jika mendapat penanganan yang tepat.

Tayang:
marathonhandbook.com
Ilustrasi Cedera Saat Lari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasiolan Eko P Gultom 
 
TRIBUNNEWS.COM - Penanganan yang tepat dan efektif akan mempercepat penyembuhan cedera yang terjadi saat berolahraga.

Untuk itu, penting mengetahui jenis cedera yang dialami.

Dalam acara gathering bagi knee injury warriors atau pejuang cedera lutut yang digelar Sports Clinic Rumah Sakit Premier Bintaro (RSPB) belum lama ini, dijelaskan kalau cedera olahraga terbagi dua, yakni cidera ringan dan berat.

Cedera ringan umumnya berupa keseleo (spain), regangan (strain) dan memar (bruise) yang mengenai jaringan lunak seperti otot maupun jaringan keras seperti tulang.

Jika mengalami cedera ringan segera istirahatkan tubuh diikuti dengan metode penanganan RICE atau Rest, Ice, Compression danelevation.

Baca juga: Kapalan hingga Keseleo Akan Terjadi Jika Salah Memilih Sepatu, Perlu Terapi hingga Operasi

Disebutkan, sebaiknya hindari penggunaan balsam dan sejenis yang dapat menimbulkan efek panas/ menghangatkan.

Jika keseleo pada area kaki letakkan tungkai kaki lebih tinggi dari posisi jantung untuk membantu mengeluarkan cairan pada daerah pembengkakan.

Sedangkan untuk cedera berat harus segera berkonsultasi dengan tenaga profesional yaitu dokter Kesehatan olahraga.

Dengan pemeriksaan yang komprehensif, dokter dapat mengetahui penanganan yang tepat terkait cedera yang dialami, apakah perlu dilakukan tindakan operasi atau cukup dengan terapi nonoperasi.

Terapi Pasca-Operasi

CEO RSPB, Dr Martha ML Siahaan MARS menjelaskan, bagi pasien yang menjalani tindakan operasi oleh dokter spesialis bedah ortopedi akan diberikan terapi yang dilatih oleh tim dokter spesialis kesehatan olahraga.

"Terapi ini sangat berguna untuk meningkatkan kembali kekuatan fungsi tubuh pasca cidera dan operasi, selain itu terapi juga dapat memperbaiki kemampuan jantung dan paru-paru pasien sehingga mereka siap kembali ke lapangan," kata dia.

Untuk itu, sambungnya, pihaknya memberikan pelayanan terpadu dan komprehensif bagi penanganan seluruh masalah kesehatanseputar aktivitas olahraga, baik olahraga prestasi (untuk para atlet), maupun olahraga rekreasi (yang biasa dilakukan sendiri atau di pusat kebugaran).

"Sports Clinic RSPB dilengkapi dengan fasilitas dan tim dokter ortopedi, kesehatan olahraga dan rehabilitasi medik yang akan membantu para pasien bukan hanya kembali pulih dari cidera namun dapat melakukan aktivitas olahraga kembali seperti sediakala," kata dia.

Didedikasikan Buat Knee Injury Warriors

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved