Jumat, 29 Agustus 2025

Calon Dokter Spesialis Meninggal

Tangis Pilu Ibunda Dokter Aulia Minta Keadilan Atas Kasus Perundungan PPDS Anestesi Undip

Nuzmatun Malinah tak bisa menahan tangis pilunya. Ibunda dokter Aulia Risma Lestari ini blak-blakan meminta keadilan atas kasus bully mendiang anaknya

kolase/Tribun Jateng
Nuzmatun Malinah tak bisa menahan tangis pilunya. Ibunda dokter Aulia Risma Lestari ini blak-blakan meminta keadilan atas kasus bully mendiang anaknya 


"Kalau yang besar itu di semester 1 tapi di semester selanjutnya tetap ada," imbuhnya.


Semua aliran dana, kata dia, telah dilaporkan ke kepolisian. DIrinya telah memegang data kas angkatan.


"Kami sudah ada datanya sudah kami serahkan ke Polda," imbuhnya


Cari Keadilan, Mohon Pihak Undip Akui Ada Perundungan

Ilustrasi dokter
Ilustrasi dokter (freepik)


Disisi lain dia mengungkapkan kekecewaan perlakuan yang diterima putrinya di masa pendidikan. Undip awalnya tidak mengakui hal tersebut. 

 

"Tapi setelah ke sini mudah-mudahan sadar dan mengakui. Saya tidak hanya memohon tapi bantulah saya," tuturnya.


Dia merasa kehilangan anaknya yang mendalam. Dirinya kecewa karena seharusnya anaknya sekolah mencari ilmu. 


"Anak saya sudah tidak ada. Anak saya seharusnya sekolah mencari ilmu, tapi apa yang didapat," tuturnya tidak bisa bisa menahan tangisnya.


Atas kejadian itu Nuzmatun tidak hanya kehilangan putrinya, tetapi juga suaminya. Dirinya meminta keadilan yang dialami anaknya.


"Tolong bantu saya mencari keadilan. Tak hanya satu nyawa tapi suami saya yang seharusnya mendampingi saya," ujarnya.
 
Nusmatun meminta kasus itu harus menjadi pelajaran bagi semua pihak khususnya PPDS. Dirinya mengingatkan pihak-pihak yang dilaporkan melakukan buli kepada anaknya.


"Saya info hati-hati kalian. Kalau ini terbukti pidananya. Maka kalian tidak bisa lagi menjadi dokter," imbuhnya.


Ia meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian kesehatan segera bertindak. Dirinya meminta kedua kementerian itu mengeluarkan surat.


"Saya meminta dikeluarkan suratnya supaya besok atau lusa dapat langsung lapor," tandasnya.

 

Sikap Kemenkes

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono.
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono. (HandOut/IST)

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes RI), Dante Saksono Harbuwono menegaskan, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) akan dibenahi untuk mencegah kasus pembullyan atau perundungan.

Halaman
1234
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan