Minggu, 3 Mei 2026

Kesehatan

Benarkah Minum Air Kelapa Berpotensi Cegah Batu Ginjal? Simak Penjelasannya

Di balik kesegaran minum air kelapa, muncul pertanyaan menarik, benarkah air kelapa dapat membantu mencegah batu ginjal? Simak penjelasannya.

Tayang:
Penulis: Lanny Latifah
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Freepik
ILUSTRASI AIR KELAPA - Ilustrasi minuman air kelapa muda yang diunduh dari Freepik pada Kamis (28/8/2025). Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University, Rini Madyastuti Purwono, menyatakan bahwa dalam penelitian terbaru, air kelapa terbukti memiliki potensi besar sebagai agen alami dalam pencegahan pembentukan batu ginjal. 

TRIBUNNEWS.COM - Minum air kelapa dikenal sebagai cara alami untuk menyegarkan tubuh, terutama di daerah tropis seperti Indonesia.

Namun, di balik kesegarannya, muncul pertanyaan menarik, benarkah air kelapa dapat membantu mencegah batu ginjal?

Batu ginjal merupakan salah satu gangguan paling umum dalam sistem saluran kemih, baik pada manusia maupun hewan.

Ini adalah endapan keras menyerupai batu yang terbentuk dari mineral dan zat lain dalam urine yang mengkristal dan mengeras di saluran kemih.

Batu ini bisa bervariasi ukurannya, dari butiran pasir hingga sebesar kacang polong, dan dapat menyebabkan nyeri hebat saat melewati saluran kemih atau penyumbatan yang mengganggu fungsi ginjal.

Melansir laman resmi ipb.ac.id, Ahli Biomedis IPB University, Rini Madyastuti Purwono mengungkapkan, batu ginjal menempati urutan ketiga dalam masalah sistem urinari, dan kasusnya cenderung berulang dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun setelah kejadian pertama.

"Batu ginjal terbentuk dari akumulasi massa kristal dalam kondisi jenuh yang berlangsung lama di sistem urinari. Kristal ini dapat mengandung berbagai senyawa organik maupun anorganik seperti kalsium, magnesium, fosfat, dan sel-sel yang luruh," ucap Rini.

Menurutnya, keberulangan kasus ini menjadikan manajemen pencegahan sebagai langkah yang harus diprioritaskan.

Ia menyebutkan, ukuran massa batu ginjal yang besar dapat menyebabkan nyeri hebat bahkan hingga pingsan akibat obstruksi (penyumbatan) di saluran urin.

Proses pembentukan batu ginjal atau urolithiasis sangat kompleks yang melibatkan ketidakseimbangan antara agen promotor seperti hiperkalsiuria, hiperfosfatemia, dan hipomagnesemia, serta faktor pH urin yang memengaruhi jenis batuan yang terbentuk. 

Suasana asam, cenderung membentuk batu kalsium oksalat, sementara suasana basa memicu terbentuknya batu jenis struvite, biasanya terkait dengan infeksi.

Baca juga: Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari? Berikut Penjelasan Ahli Gizi

Lantas, benarkah air kelapa dapat membantu mencegah batu ginjal?

Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University tersebut menyatakan bahwa dalam penelitian terbaru, air kelapa terbukti memiliki potensi besar sebagai agen alami dalam pencegahan pembentukan batu ginjal.

Air kelapa mengandung berbagai senyawa penting seperti magnesium, fosfat, kalium, sitrat, dan antioksidan, yang berperan aktif dalam menghambat proses nukleasi hingga agregasi kristal penyusun batu ginjal.

"Magnesium dalam air kelapa mampu bersaing dengan kalsium untuk membentuk magnesium oksalat yang lebih mudah larut. Fosfat juga membantu membentuk senyawa yang larut, mencegah kristal membesar," terang Rini.

Ia menambahkan bahwa kandungan kalium dan sitrat dalam air kelapa dapat membantu mengubah suasana urin dari asam menjadi basa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved