Minggu, 10 Mei 2026

Kebutuhan Darah saat Ramadan Tinggi, Jusuf Kalla Imbau Warga Lakukan Donor Usai Berbuka

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI)  Jusuf Kalla mengungkapkan, stok darah selama Ramadan hingga Lebarab terjamin.

Tayang:
Tribunnews.com/Rina Ayu
KETUA UMUM PMI - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI)  Jusuf Kalla mengungkapkan, stok darah selama Ramadan hingga Lebaran terjamin. Hal itu disampaikan JK saat ditemui di pabrik Oneject, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/2/2025). Ia mengimbau agar warga melakukan donor darah pasca berbuka puasa atau selesai tarawih. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI)  Jusuf Kalla mengungkapkan, stok darah selama Ramadan hingga Lebarab terjamin.

Pihaknya sudah menyiapkan, sejumlah strategi agar ketersediaan darah tetap aman meski di bulan puasa.

Baca juga: Selain Lebih Sehat, Donor Darah Bisa Selamatkan Tiga Nyawa

"Insyallah aman stok darah selama Ramadan ini," ujar JK saat ditemui di pabrik Oneject, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/2/2025).

JK mengatakan, kebutuhan darah di bulan Ramadan justru meningkat.

Hal ini dikarenakan, aktivitas perjalanan masyarakat tinggi dimana sering terjadi kecelakaan dan membuat suplai darah meningkat.

Baca juga: Ingin Donor Darah? Ketahui Apa Saja Syarat uang harus Dipenuhi Sebelumnya 

Karena PMI berupaya selalu menyiapkan stok darah.

"Kami mengadakan donor darah biasanya setelah buka puasa atau tarawaih itu di masjid, sehingga masyarakat bisa berpartisipasi. Juga mendatangi asrama-asrama militer pada siang hari untuk pendonor yang sehat," kata Wakil Presiden ke X dan XII ini.

Dikesempatan yang sama JK mengapresiasi bahwa kantong darah kini sudah bisa diproduksi dalam negeri.

Harapannya kebutuhan kantong darah di Indonesia bisa dipenuhi tanpa tergantung pada impor.

Setiap tahun, Indonesia setidaknya membutuhkan kantong darah sebanyak 5,5 juta, dimana sebelumnya mayoritas dipenuhi dari impor.

 

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved