Minggu, 10 Mei 2026

Wabah Hantavirus

Ramai Kabar Penyebaran Hantavirus, Amankah Liburan Naik Kapal Pesiar? Ini Tips dari Pakar

Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar menyebarnya hantavirus santer jadi sorotan internasional.

Tayang:
cruisemapper
HANTAVIRUS - Tiga penumpang tewas di kapal pesiar Atlantik akibat dugaan hantavirus, WHO selidiki wabah langka di tengah laut. Kini, Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar menyebarnya hantavirus santer jadi sorotan internasional. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Ramai kabar menyebarnya hantavirus atau virus hanta.
  • Muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar usai kabar ini santer jadi sorotan internasional.
  • Amankah liburan dengan kapal pesiar? Ini penjelasan ahli.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang musim liburan sekolah, kapal pesiar kembali menjadi salah satu pilihan wisata keluarga yang diminati masyarakat.

Namun belakangan, muncul kekhawatiran berlibur dengan kapal pesiar mengingat ramai kabar menyebarnya hantavirus atau virus hanta.

Baca juga: WHO Buka Suara soal Wabah Virus Hanta di Kapal Pesiar, Bahayakah?

Hantavirus disebut menyebabkan kematian setelah menyebar di kapal pesiar internasional . Kasus ini juga  sempat menjadi sorotan dunia.

Meski begitu, Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya sekaligus Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof DR Dr Dominicus Husada DTM&H MCTM(TP), meminta masyarakat tidak panik berlebihan.

Menurutnya, risiko penularan virus hanta tetap jauh lebih rendah dibanding Covid-19 atau influenza.

“Jadi memang karena ini bukan Covid-19, bukan influenza, cara penyebarannya sangat berbeda, maka risiko untuk menjadi sangat meluas menurut saya sangat kecil,” ujar Prof Dominicus dalam media briefing virtual, Jumat (9/5/2026). 

Ia menegaskan masyarakat tetap bisa bepergian dan berlibur, termasuk menggunakan kapal pesiar, selama menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

Tidak Perlu Takut Berlebihan

Prof Dominicus mengatakan hingga kini virus hanta bukan penyakit baru.

Kasusnya sudah dikenal cukup lama dan penularannya pun tidak mudah.

“Tidak terlalu, kita tidak setakut itulah dengan (virus) hanta ini, tapi memang jangan sampai lengah,” katanya.

Baca juga: Hantavirus Sulit Dikenali, Gejalanya Mirip Flu hingga DBD, Bisa Muncul 2 Bulan Setelah Paparan

Menurut Prof Dominicus, penularan virus hanta berbeda dengan campak atau Covid-19 yang sangat mudah menyebar antarmanusia.

“Kalau yang hanta ini sangat-sangat sedikit. Seberapa literatur tidak menyebut angka karena dia kecil sekali. Bahkan mungkin nggak sampai 2 paling,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved