Kesehatan
Bolehkah Minum Air Kelapa Setiap Hari? Berikut Penjelasan Ahli Gizi
Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan dan kaya manfaat. Lantas, bolehkah air kelapa dikonsumsi setiap hari? ini penjelasannya.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar konsumsi air kelapa dibatasi maksimal satu gelas per hari tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
Menanggapi pertanyaan kapan waktu terbaik untuk minum air kelapa, dr Karina menyatakan bahwa air kelapa dapat dikonsumsi kapan saja.
"Namun jika bertujuan untuk mengganti cairan tubuh pasca-aktivitas, waktu terbaik adalah setelah berolahraga," ucapnya.
Baca juga: Benarkah Ibu Kerap Konsumsi Air Kelapa Selama Hamil Bikin Bayi Terlahir Bersih? Begini Kata Dokter
Manfaat Air Kelapa
Dengan kandungan air mencapai 95,5 persen, air kelapa disebut sangat baik untuk menjaga hidrasi tubuh.
"Air kelapa bisa menjadi pilihan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi, terutama pada kondisi seperti diare dan muntah," tambah dr Karina.
dr Karina menyebut bahwa air kelapa bersifat diuretik alami, yang berarti dapat meningkatkan produksi urine dan membantu mencegah pembentukan batu ginjal.
"Kandungan air dan elektrolitnya juga memberikan efek pencahar (obat pencuci perut) alami yang membantu memperlancar buang air besar," ujarnya.
Vitamin C dalam air kelapa juga berperan sebagai antioksidan alami untuk melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun.
Terkait klaim bahwa air kelapa dapat menurunkan tekanan darah, dr Karina membenarkan bahwa kandungan kalium di dalamnya cukup tinggi.
Kalium membantu menyeimbangkan efek natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah.
Kalium juga berperan dalam merelaksasi pembuluh darah, dan mengatur detak serta pompa jantung.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa meski terdapat studi yang menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik sebesar 3,24 persen pada orang dewasa dan lansia setelah konsumsi air kelapa selama lima hari, efeknya secara klinis belum signifikan.
"Untuk tujuan menurunkan tekanan darah, konsumsi air kelapa tetap harus disertai dengan gaya hidup sehat seperti menerapkan pola makan bergizi seimbang sesuai Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet dan rutin berolahraga," paparnya.
Ia tetap menganjurkan agar penderita hipertensi berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
(Tribunnews.com/Latifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ILUSTRASI-KELAPA-MUDA-Ilustrasi-minuman-air-kelapa-muda-y.jpg)