Suara Serak Bisa Jadi Gejala Kanker Pita Suara, Dokter Minta Jangan Sepelekan
Suara serak juga bisa menjadi tanda penyakit berbahaya, mulai dari tumor jinak, kelumpuhan pita suara, bahkan kanker pita suara.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang menganggap suara serak sebagai hal biasa.
Suara serak disebut akibat kecapekan, terlalu banyak bicara, atau sekadar radang ringan. Padahal, tidak semua suara serak itu sepele.
Bagi sebagian orang, suara serak justru bisa menjadi tanda penyakit berbahaya, mulai dari tumor jinak, kelumpuhan pita suara, bahkan kanker pita suara.
Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorok, bedah kepala, dan leher Andri Firmansyah Sp. THT-BKL mengingatkan masyarakat agar ja menyepelekan gejala suara serak yang berlangsung lebih dari dua minggu.
“Banyak pasien datang dengan keluhan suara serak, ada yang karena nodul, ada juga karena tumor pita suara, bahkan ada yang ternyata kanker pita suara,” kata Andri pada live streaming Beauty Health di kanal YouTube Tribun Health, Minggu (21/9/2025).
Suara Serak Lebih dari 2 Minggu Wajib Diperiksa
Menurut Andri, suara serak akibat radang tenggorok biasanya akan membaik dalam beberapa hari.
Namun, jika serak berlangsung lebih dari dua minggu tanpa perbaikan, itu tanda bahaya.
Penyakit serius seperti tumor pita suara bisa muncul diam-diam tanpa rasa sakit.
Bahkan, pasien masih bisa beraktivitas normal meski suaranya sudah berubah parau.
Keterlambatan diagnosis inilah yang membuat kanker pita suara sering baru diketahui ketika sudah masuk stadium lanjut.
Baca juga: Ketahui 3 Hal Tentang Varian XFG atau Stratus yang Sudah Ada di Indonesia, Gejala Khas Suara Serak
Penyebab Suara Serak Bukan Hanya Radang
Faktor penyebab suara serak sangat beragam, mulai dari iritasi akibat rokok, naiknya asam lambung (GERD), polip pita suara, kelumpuhan pita suara akibat saraf terganggu, hingga tumor ganas.
Sayangnya, banyak masyarakat lebih memilih membeli obat batuk atau obat radang tanpa memeriksakan diri ke dokter THT.
Padahal, pemeriksaan dengan alat khusus seperti laringoskop bisa segera memastikan kondisi pita suara.
Suara serak mungkin tampak sepele, tetapi bisa menjadi alarm dari tubuh.
Semakin cepat diketahui penyebabnya, semakin besar peluang penyembuhan.
Bila terdeteksi dini, kanker pita suara bisa ditangani dengan terapi laser, radiasi, hingga operasi kecil tanpa harus mengangkat seluruh pita suara.
Namun bila terlambat, pasien bisa kehilangan suara seumur hidup.
| Malaysia Open 2025 - Ganda Putra Indonesia Bikin Gusar Anak Didik Herry IP |
|
|---|
| 10 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Awal Masuk Semester 2 dengan Pesan Motivasi |
|
|---|
| Modernisasi Angkatan Laut China 2026, Tantang Dominasi AS di Pasifik |
|
|---|
| Umi Pipik Lakukan Hal Ini untuk Kuatkan Wardatina Mawa yang Sedang Alami Kisruh Rumah Tangga |
|
|---|
| Harga HP Samsung Terbaru Januari 2026, Galaxy A17 5G Dibanderol Rp 3,6 Jutaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-Stetoskop-Ilustrasi-Dokter-asdv-asdvasdfv.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.