Jangan Panik saat Anak Alami Gawat Darurat Seperti Kejang dan Tersedak, Ikuti Tips Dokter Ini
Kondisi darurat mungkin dialami anak. Orangtua diharap tak panik. Ikuti tips dokter tangani 6 kondisi gawat darurat dan panduan pertolongan.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Saat anak berada dalam kondisi darurat, seperti tersedak, kejang atau dehidrasi, orangtua sebaiknya tidak panik.
- Ikuti langkah penanganan awal yang krusial sebelum dilarikan ke rumah sakit.
- Ini tips dokter untuk menangani kondisi gawat darurat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepanikan adalah reaksi wajar bagi setiap orangtua saat melihat buah hatinya berada dalam kondisi darurat.
Namun, pengetahuan dan ketenangan menjadi kunci untuk memberikan pertolongan pertama yang tepat sebelum mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Mengenal Kejang Demam pada Anak: Penyebab, Gejala hingga Penanganannya
Dokter Spesialis Anak, dr. Rizky Amrullah Nasution, Sp.A, dari Rumah Sakit Brawijaya Taman Mini menjelaskan ada enam kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada anak.
"Sebagai garda terdepan untuk anak-anak kita, alangkah sangat baiknya bila kita selalu siap memberikan penanganan awal supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," kata dr. Rizky di RS Brawijaya Taman Mini, Jakarta Timur, Selasa (28/10/2025).
"Jadi jangan panik ketika anak dalam kondisi tersebut, ada langkah-langkah penanganan awal yang krusial sebelum dilarikan ke rumah sakit," lanjutnya.
Berikut adalah enam kondisi gawat darurat pada anak dan panduan pertolongan pertamanya:
1. Kejang
Saat anak mengalami kejang, sering kali orang tua panik dan memasukkan sendok atau jari ke dalam mulut anak dengan maksud mencegah lidah tergigit.
Menurut dr. Rizky, tindakan ini justru berbahaya.
"Tidak perlu memasukkan barang apapun ke dalam mulut. Kalau sendok bisa patah dan tertelan, kalau jari bisa tergigit hingga berdarah dan menyebabkan infeksi," jelasnya.
Pertolongan Pertama yang Tepat:
Pindahkan anak ke tempat yang datar, keras, dan aman, seperti lantai yang dialasi selimut.
Miringkan posisi tubuh anak ke salah satu sisi agar cairan atau muntahan bisa keluar dan tidak menyumbat jalan napas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gawat-darurat1.jpg)