Kamis, 16 April 2026

Sering Berdarah Saat BAB? Dokter Beberkan Fakta Wasir yang Banyak Tak Disadari

Wasir masih menjadi penyakit yang kerap dianggap tabu dan enggan dibicarakan, meski jumlah penderitanya terus bertambah. 

Istimewa
WASIR - Wasir masih menjadi penyakit yang kerap dianggap tabu dan enggan dibicarakan, meski jumlah penderitanya terus bertambah.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:
  • Wasir masih menjadi penyakit yang kerap dianggap tabu dan enggan dibicarakan.
  • Padahal, jumlah penderitanya terus bertambah. 
  • Banyak pasien baru datang berobat ketika kondisinya sudah parah.
  • Gejalanya sering muncul sejak lama.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wasir masih menjadi penyakit yang kerap dianggap tabu dan enggan dibicarakan, meski jumlah penderitanya terus bertambah. 

Banyak pasien baru datang berobat ketika kondisinya sudah parah, padahal gejalanya sering muncul sejak lama.

Baca juga: Jangan Takut Operasi Wasir, Ini Fakta, Metode dan Pencegahannya

Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B menjelaskan bahwa wasir atau ambeien bukan sekadar benjolan biasa, melainkan pelebaran pembuluh darah di sekitar anus dan rektum.

“Sama tuh orang bilang wasir, ambeien, hemoroid itu sama. Dia merupakan pelebaran pembuluh darahnya sekitar anus dan rektum, jadi kayak varises di kaki, cuma ini varises di anus,” jelas dr. Franky pada media briefing di Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026). 

Wasir kerap memunculkan keluhan seperti perdarahan saat buang air besar (BAB), benjolan di anus, rasa gatal, hingga nyeri. 

Namun karena letaknya yang sensitif, banyak pasien memilih menahan diri untuk memeriksakan kondisi tersebut ke dokter.


Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Picu Wasir

ILUSTRASI WASIR -   Wasir atau hemoroid sering ditandai dengan buang air besar keras, perdarahan, nyeri, hingga munculnya benjolan di anus. Meski umum dialami masyarakat, banyak penderita masih takut menjalani operasi karena stigma bahwa prosedur tersebut menimbulkan rasa sakit berkepanjangan. FOTO dok. Midwest Hemorrhoid Treatment Center
ILUSTRASI WASIR -   Wasir atau hemoroid sering ditandai dengan buang air besar keras, perdarahan, nyeri, hingga munculnya benjolan di anus. Meski umum dialami masyarakat, banyak penderita masih takut menjalani operasi karena stigma bahwa prosedur tersebut menimbulkan rasa sakit berkepanjangan. FOTO dok. Midwest Hemorrhoid Treatment Center (HO/dok. Midwest Hemorrhoid Treatment Center)

Menurut dr. Franky, gaya hidup modern menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus wasir

Salah satunya kebiasaan berlama-lama duduk, termasuk saat menggunakan ponsel di toilet.

“Ini yang suka main handphone pada saat buang air besar (BAB), hati-hati. Yang biasanya cuman 5 menit, jadi setengah jam, karena tekanannya jadi meningkat di dalam anus karena dia duduk lama,” ujarnya.

Tekanan yang meningkat di area anus dapat memperbesar pembuluh darah dan memicu munculnya wasir

Risiko ini semakin tinggi pada orang yang jarang bergerak atau duduk dalam waktu lama tanpa jeda.

Selain itu, kebiasaan mengejan saat BAB juga berperan besar. Feses yang keras akibat kurang asupan serat membuat seseorang harus mengejan lebih kuat, sehingga tekanan di anus meningkat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved