Minggu, 19 April 2026

Perawatan Gigi Terjangkau Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Masyarakat

Pemeriksaan rutin dan perawatan sejak dini berperan penting dalam mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut yang lebih kompleks.

Editor: Content Writer
Istimewa
PERAWATAN GIGI - Ilustrasi perawatan gigi dengan dokter gigi. Pemeriksaan rutin dan perawatan sejak dini berperan penting dalam mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut yang lebih kompleks. 

TRIBUNNEWS.COM - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut masih tergolong rendah. Kondisi ini terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang baru memeriksakan gigi ketika telah mengalami keluhan serius. Padahal, pemeriksaan rutin dan perawatan sejak dini berperan penting dalam mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut yang lebih kompleks.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan sekitar 57 persen masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi dan mulut. Namun, hanya sekitar 10–12 persen yang secara rutin mengakses layanan perawatan gigi. Salah satu faktor yang dinilai menjadi penghambat utama adalah biaya perawatan yang masih dianggap mahal oleh sebagian masyarakat.

Persepsi tersebut diperkuat oleh hasil riset internal SBDental yang mencatat sekitar 80 persen responden masih mempertimbangkan aspek harga sebelum memutuskan menjalani perawatan gigi. Kondisi ini membuat banyak masyarakat menunda kunjungan ke dokter gigi hingga keluhan semakin berat.

Seiring dengan kebutuhan akan layanan yang lebih mudah dijangkau, klinik gigi dengan pendekatan biaya terjangkau mulai bermunculan. Meski menawarkan harga yang relatif bersahabat, layanan tersebut tetap mengedepankan standar medis, kompetensi tenaga kesehatan, serta kualitas pelayanan.

Direktur SBDental, Ryan Ardianto, menilai keterjangkauan biaya memiliki pengaruh langsung terhadap perubahan perilaku masyarakat.

“Ketika layanan perawatan gigi dapat diakses dengan mudah dan biaya yang transparan, masyarakat cenderung tidak menunggu sampai muncul rasa sakit untuk memeriksakan kondisi giginya,” kata Ryan.

Baca juga: Jenis Makanan Ini Diam-diam Bisa Mengganggu Kesehatan Gigi dan Gusi

Menurutnya, perawatan gigi sejak dini memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun efisiensi biaya. Pemeriksaan rutin dan tindakan preventif, seperti pembersihan karang gigi, dapat membantu mencegah kebutuhan perawatan lanjutan yang lebih kompleks.

Ryan menjelaskan, SBDental berkomitmen menghadirkan layanan perawatan gigi dengan harga yang terjangkau, mulai Rp125 ribu. Layanan yang disediakan meliputi konsultasi dan pemeriksaan gigi, pembersihan karang gigi (scaling), tambal gigi, cabut gigi, bleaching, perawatan behel, hingga pembuatan gigi tiruan.

“Setiap pasien akan mendapatkan penjelasan terlebih dahulu mengenai tindakan dan estimasi biaya sebelum perawatan dilakukan. Dengan begitu, pasien memiliki gambaran yang jelas sebelum perawatan dilakukan,” ujarnya.

Selain layanan medis, pendekatan preventif dan edukatif juga menjadi fokus utama. Pasien diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan mulut serta anjuran untuk melakukan pemeriksaan gigi secara berkala. Guna memperluas akses layanan kesehatan gigi, saat ini SBDental telah beroperasi di Bandung, Karawang, Bekasi, dan Depok. 

“Salah satu tantangan utama adalah mengubah pola pikir masyarakat agar tidak datang ke dokter gigi hanya saat sudah sakit,” kata Ryan.

Dengan semakin berkembangnya layanan perawatan gigi yang terjangkau dan berkualitas, perawatan gigi diharapkan tidak lagi dipandang sebagai kebutuhan sekunder. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini dinilai dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kepercayaan diri.

Baca juga: Mau Pencernaan Sehat dan Lambung Aman dari Maag? Jangan Malas Perawatan Gigi

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved