Selasa, 12 Mei 2026

Jenis Makanan Ini Diam-diam Bisa Mengganggu Kesehatan Gigi dan Gusi

Jika makanan jenis ini dikonsumsi berulang dan dalam jangka panjang, lapisan terluar gigi dapat terkikis secara perlahan.

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI. 

Ringkasan Berita:
  • Yang paling sering luput disadari dapat mengganggu kesehatan gigi dan gusi adalah konsumsi makanan dan minuman bersifat asam
  • Makanan asam dapat memicu erosi pada permukaan gigi
  • Selain asam, gula juga disebut sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap masalah gigi dan gusi

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut kerap identik dengan kebiasaan menyikat gigi secara rutin. 

Namun di balik itu, jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari memiliki peran besar dalam menentukan kondisi gigi dan gusi.

Hal ini disampaikan oleh Ahli Penyakit Gusi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Amaliya, drg., M.Sc., Ph.D.,

Ia menekankan bahwa gigi dan mulut merupakan bagian tubuh yang pertama kali bersentuhan langsung dengan makanan.

“Makanan, apakah ada pengaruhnya terhadap kesehatan gigi dan mulut? Tentu saja, karena kita makan lewat mulut. Jadi pasti yang pertama kali terpapar makanan adalah gigi dan mulut,” jelas dr Amaliya pada diskusi media Indonesia Hygiene Forum 2025: Waspadai Beban Ekonomi dan Dampak Kesehatan dari Penyakit Gusi, Rabu (17/12/2025). 

Paparan langsung tersebut membuat jenis makanan menjadi faktor penting dalam proses terjadinya kerusakan gigi

Salah satu yang paling sering luput disadari adalah konsumsi makanan dan minuman bersifat asam.

Menurutnya, makanan asam dapat memicu erosi pada permukaan gigi. 

Baca juga: Dua Menit yang Sering Terlewat, Tapi Menentukan Kesehatan Gigi dan Gusi

Jika dikonsumsi berulang dan dalam jangka panjang, lapisan terluar gigi dapat terkikis secara perlahan.

“Makanan yang asam itu juga dapat menyebabkan permukaan gigi yang terkikis. Kalau sering makan makanan asam, permukaan gigi terkena asam dan mengalami erosi,” ungkapnya.

Selain asam, gula juga disebut sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap masalah gigi dan gusi

Gula menjadi sumber nutrisi bagi bakteri di rongga mulut. Ketika bakteri memetabolisme gula, asam akan dihasilkan dan memicu terjadinya lubang gigi.

Kondisi ini semakin relevan dengan pola konsumsi modern yang tinggi gula, garam, dan lemak. 

Pola makan tersebut dinilai meningkatkan risiko peradangan pada gusi serta mempercepat kerusakan gigi jika tidak diimbangi dengan kebiasaan perawatan mulut yang baik.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved