Jumat, 12 Juni 2026

Ramadan 2026

Batasan Aman Puasa Ramadan untuk Penderita Diabetes

Menjelang bulan Ramadan, banyak penderita diabetes tetap bertekad menjalankan ibadah puasa. 

Tayang:
khaberni/tangkap layar
PUASA DIABETES - Gambar tangkap layar Khaberni, Minggu (3/8/2025), yang menunjukkan penderita diabetes menggunakan insulin. Menjelang bulan Ramadan, banyak penderita diabetes tetap bertekad menjalankan ibadah puasa.  

Ringkasan Berita:
  • Banyak penderita diabetes tetap bertekad menjalankan ibadah puasa Ramadan.
  • Ada risiko kesehatan yang perlu dipahami agar puasa tetap aman.

 

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menjelang bulan Ramadan, banyak penderita diabetes tetap bertekad menjalankan ibadah puasa

Di Indonesia, fenomena ini sangat umum terjadi. 

Baca juga: 4 Rekomendasi Minuman Diabetes Berdasarkan Cara Kerja di Tubuh dan Dampaknya

Namun di balik semangat tersebut, ada risiko kesehatan yang perlu dipahami agar puasa tetap aman.

Dokter spesialis penyakit dalam dr. Helmi Fakhruddin, Sp.PD mengungkapkan sebagian besar pasien diabetes di Indonesia tetap berpartisipasi dalam puasa Ramadan. 

“Menurut beberapa studi yang dilakukan di Indonesia maupun di luar negeri terutama di Indonesia, memang untuk Indonesia sendiri 9 dari 10 pasien diabetes pada saat bulan Ramadan biasanya menjalankan dan ikut berpartisipasi dalam puasa Ramadhan,” ujarnya pada talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan, Kamis (12/2/2026). 

Meski demikian, puasa pada penderita diabetes bukan tanpa risiko. 

Perubahan pola makan dan jadwal minum obat selama Ramadan dapat memicu gangguan keseimbangan gula darah.


Risiko Hipoglikemia saat Penderita Diabetes Berpuasa

Lebih lanjut dr. Helmi menjelaskan, salah satu risiko utama adalah meningkatnya kejadian hipoglikemia atau gula darah rendah. 

Kondisi ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani.

“Angka kejadian hipoglikemi pada pasien diabetes di bulan Ramadhan itu sangat meningkat. Bisa sampai 7,5 kali lebih,” kata dr. Helmi.

Selain hipoglikemia, pasien juga berisiko mengalami hiperglikemia, dehidrasi, kenaikan berat badan, trombosis, hingga komplikasi lain. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved