Rabu, 22 April 2026

WHO Ungkap Vaksin Influenza Generasi Baru Bisa Selamatkan Jutaan Nyawa

WHO menilai vaksin flu generasi baru bisa cegah miliaran kasus, selamatkan jutaan nyawa, dan tekan penggunaan antibiotik

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
Freepik
ILUSTRASI VAKSIN - Vaksin influenza generasi berikutnya yang mampu memberikan perlindungan lebih luas dan tahan lama dinilai berpotensi menjadi terobosan besar dalam menekan beban flu global. Hal ini terungkap dalam penilaian terbaru yang dirilis oleh World Health Organization (WHO). 

Ringkasan Berita:
  • Vaksin influenza generasi berikutnya dinilai berpotensi besar menekan beban flu global 
  • Menurut laporan FVIVA dari World Health Organization (WHO), vaksin dengan perlindungan lebih luas dan tahan lama dapat mencegah hingga 18 miliar kasus dan menyelamatkan 6,2 juta jiwa pada 2025–2050 
  • Selain itu, vaksin ini juga berpotensi mengurangi penggunaan antibiotik dan memperkuat kesiapsiagaan pandemi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Vaksin influenza generasi berikutnya yang mampu memberikan perlindungan lebih luas dan tahan lama dinilai berpotensi menjadi terobosan besar dalam menekan beban flu global.

Hal ini terungkap dalam penilaian terbaru yang dirilis oleh World Health Organization (WHO).

Dalam laporan bertajuk Full Value of Improved Influenza Vaccines Assessment (FVIVA), WHO menegaskan bahwa vaksin generasi baru tidak hanya berpotensi menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat influenza, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan dunia dalam menghadapi pandemi di masa depan.

Beban Influenza Global Masih Tinggi

Influenza musiman masih menjadi ancaman kesehatan dunia. \

Setiap tahun, penyakit ini menyebabkan sekitar satu miliar kasus secara global. 

Dari jumlah tersebut, sekitar 3 hingga 5 juta kasus berkembang menjadi penyakit parah, dengan perkiraan 290.000 hingga 650.000 kematian akibat komplikasi pernapasan.

Vaksin influenza musiman yang tersedia saat ini memang membantu mengurangi dampak penyakit.

Baca juga: Pentingnya Vaksin Influenza Mencegah Infeksi Pernapasan, Khususnya Bagi Lansia, Ini Kata Dokter

Namun, efektivitasnya dapat berbeda-beda tergantung musim, jenis produk, serta kelompok populasi yang menerima vaksin.

Selain itu, perlindungan yang diberikan umumnya hanya bertahan selama satu musim.

WHO sendiri secara rutin mengumpulkan para ahli dua kali setahun untuk menentukan komposisi strain vaksin influenza yang akan digunakan.

Saat ini, tercatat 143 negara memiliki program vaksin influenza musiman. Meski demikian, sebagian besar distribusi vaksin masih terkonsentrasi di negara berpenghasilan menengah ke atas dan tinggi.

Berpotensi Cegah 18 Miliar Kasus

Laporan FVIVA memperkirakan, apabila vaksin influenza generasi berikutnya—termasuk vaksin influenza universal—tersedia dan digunakan secara luas pada periode 2025–2050, dampaknya akan sangat signifikan.

Vaksin tersebut diproyeksikan mampu mencegah hingga 18 miliar kasus influenza dan menyelamatkan sekitar 6,2 juta jiwa secara global.

Manfaat terbesar diperkirakan dirasakan oleh kelompok berisiko tinggi, seperti lansia, anak-anak kecil, serta perempuan hamil.

“Penilaian ini memperjelas potensi manfaat yang dapat ditawarkan oleh vaksin influenza yang lebih baik di berbagai lingkungan,” ujar Dr. Philipp Lambach, pemimpin teknis proyek WHO, dikutip dari situs resmi WHO, Minggu (22/2/2026).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved