Mudik Lebaran 2026
Jutaan Pemudik Lakukan Perjalanan, Wamenkes Soroti Risiko Tingginya Keluhan Hipertensi
Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa, dengan jutaan masyarakat bersiap pulang ke kampung halaman. Waspada hipertensi dan heartstroke.
Kesehatan Petugas Tak Kalah Penting
Tak hanya penumpang, kondisi kesehatan petugas operasional kereta juga menjadi perhatian serius.
Berdasarkan hasil skrining terhadap 277 petugas, sebagian dinyatakan laik bertugas, sementara lainnya memerlukan pemantauan hingga tidak diperbolehkan bertugas karena alasan kesehatan.
“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi, sangat menentukan keselamatan ribuan pemudik,” tegasnya.
Kondisi fisik petugas yang prima dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Waspada Cuaca Panas dan Risiko Heastroke
Selain penyakit kronis, cuaca panas ekstrem di Jakarta juga menjadi perhatian selama arus mudik berlangsung.
Pemudik diimbau untuk menjaga asupan cairan, menghindari paparan panas berlebih, serta menggunakan pelindung diri saat berada di luar ruangan.
“Pastikan minum cukup, hindari paparan panas berlebih, dan gunakan pelindung diri. Bagi musafir yang berpuasa namun merasa tidak kuat, diperbolehkan tidak berpuasa demi menjaga stamina dan keselamatan,” jelas Wamenkes Dante.
Imbauan ini penting untuk mencegah risiko heatstroke yang bisa terjadi akibat dehidrasi dan kelelahan selama perjalanan.
Jangan Abaikan Gejala Penyakit Menular
Selain itu, pemudik juga diminta waspada terhadap gejala penyakit menular seperti campak.
Gejala awal yang perlu diperhatikan antara lain demam dan munculnya bintik merah, terutama di area belakang telinga.
Jika mengalami gejala tersebut, pemudik disarankan segera melapor dan melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan penyakit kepada keluarga di kampung halaman.
Pemerintah Siagakan Layanan di Titik Mudik
Kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari kebijakan nasional melalui Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/163/2026.
Pemerintah telah menyiagakan berbagai layanan kesehatan di titik-titik strategis, mulai dari pos pelayanan, fasilitas rujukan darurat, hingga skrining laik berkendara.
Dengan kesiapan ini, diharapkan perjalanan mudik tidak hanya lancar, tetapi juga aman dari sisi kesehatan.
Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga perjalanan menjaga diri agar tetap sehat hingga bertemu keluarga di kampung halaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-Pemudik-di-Stasiun-Gambir_20260316_214817.jpg)