Melahirkan di Usia 44 Tahun Annisa Pohan Hadapi Risiko Kesehatan Ini, AHY Junior Ditangani 7 Dokter
Annisa Pohan baru saja melahirkan anak keduanya AHY Junior di usia yang tak lagi muda yakni 44 tahun. Ada beragam risiko kesehatan dihadapi.
Ringkasan Berita:
- Annisa Pohan baru saja melahirkan anak kedua di usia yang tak lagi muda yakni 44 tahun.
- Melahirkan di usia yang tak lagi muda, ada beragam risiko kesehatan yang dihadapi istri AHY ini.
- Karena itu, kelahirna AHY Junior anak keduanya ditangani sederet dokter berpengalaman.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Istri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan baru saja melahirkan anak kedua di usia yang tak lagi muda yakni 44 tahun.
Baca juga: AHY Ungkap Peran SBY di Balik Nama Putra Kedua, Ceritakan Asal-usul Nama Arjuna Hanyokrokusumo
Melahirkan anak keduanya yang diberi nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono ini dirasa sangat berbeda karena harus menanti selama 17 tahun bersama AHY.
Namun penantian ini berbuah manis. Bayi yang disapa AHY Junior ini dikabarkan dalam kondisi sehat.
AHY Junior yang juga disapa Baby Junjun ini lahir pada Minggu (19/3/2026) malam dengan berat 3,076 kg dan panjang 49 cm.
Tentunya melahirkan di usia kepala 4 ada risiko yang dihadapi menantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Nah seperti apa proses persalinan dan risiko yang dihadapi Annisa Pohan?
Persalinan di usia 40 tahun ke atas seperti yang dialami Annisa tergolong berisiko, namun dengan perawatan medis yang tepat tetap bisa berjalan lancar.
Risiko Medis Persalinan di Usia 40 Lebih yang Dihadapi Annisa Pohan
Melahirkan di usia 40 tahun ke atas tentu tak mudah bagi Annisa Pohan. Ia harus hadapi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai.
Risiko Preeklamsia & hipertensi gestasional
Tekanan darah tinggi saat hamil dapat membahayakan ibu dan bayi biasa dialami pada calon ibu yang hamil di usia lebih dari 40 tahun.
Ancaman Diabetes
Kemudian ada risiko diabetes gestasional yang lebih sering terjadi pada ibu hamil usia lanjut.
Keguguran
Risiko yang lebih berat adalah terjadinya keguguran.
Risiko meningkat hingga 53 persen pada usia 40-an dibandingkan 10% di usia 20-an.