Wabah Campak
Dulu Dianggap Remeh, Mengapa Kini Campak Menulari Orang Dewasa hingga Berujung Kematian?
Campak tak hanya menulari anak-anak tapi juga orang dewasa, bahkan berujung kematian. Mengapa bisa terjadi?
Ringkasan Berita:
- Campak tak hanya menulari anak-anak tapi juga orang dewasa, bahkan berujung kematian.
- Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) alasan penyakit campak banyak ditemui pada orang dewasa.
- PAPDI menyoroti rendahnya kesadaran vaksinasi pada orang dewasa yang dinilai memicu risiko penyebaran campak.
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Wabah campak tak hanya menulari anak-anak. Penyakit ini sudah menjangkit pada kaum dewasa hingga berujung kematian.
Baru-baru ini, seorang dokter internship AMW (25) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia akibat komplikasi campak pada jantung dan otak.
Baca juga: Dokter Muda di Cianjur Meninggal Diduga Campak, Pakar: Ada Risiko Fatal Jarang Disadari Dewasa
Mengapa bisa terjadi demikian?
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menyoroti rendahnya kesadaran vaksinasi pada orang dewasa yang dinilai memicu risiko penyebaran campak.
Kondisi ini memicu kewaspadaan karena campak sering dianggap sebagai penyakit anak-anak.
Ketua PAPDI.Eka Ginanjar, menegaskan, masyarakat tidak boleh lengah terhadap ancaman penyakit menular yang berpotensi meluas ini.
“Kasus yang terjadi saat ini mengarah pada dugaan campak. Ini menjadi alarm bagi semua untuk lebih waspada,” ujarnya dalam kegiatan PAPDI Forum di Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).
Campak Masih Diabiakan, Dianggap Penyakit Ringan
PAPDI menilai rendahnya kesadaran dalam pencegahan dan keterlambatan penanganan memperburuk situasi penularan campak.
Masyarakat masih menganggap campak merupakan penyakit ringan, sehingga pengobatan ditunda.
Baca juga: Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Ungkap Data Terbaru dan Perluas Vaksinasi
"Padahal campak berisiko menularkan ke keluarga dan lingkungan sekitar, bukan hanya membahayakan individur," tutur dia.
Ditambahkan Dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit tropik dan infeksi, Dr. dr. Adityo Susilo, campak merupakan penyakit dengan tingkat penularan sangat tinggi.
Virusnya dapat menyebar melalui droplet saat penderita batuk atau bersin, bahkan dapat bertahan di udara hingga dua jam.
“Penularannya tidak hanya lewat kontak langsung, tetapi juga bisa melalui udara. Ini yang membuat campak sangat mudah menyebar,” jelasnya.
Alasan Mengapa Campak Kini Banyak Diderita Orang Dewasa
Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Dr dr Sukamto Koesnoe mengungkapkan, alasan penyakit campak kini banyak ditemui pada orang dewasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penularan-campakss.jpg)