WFH bagi ASN Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mental, Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tidak Stres
WFH setiap Jumat berisiko pada kesehatan mental. Menurut psikolog, tanpa pengaturan yang tepat, WFH bisa memicu stres.
Selain itu, WFH juga memicu kecemasan pada sebagian orang karena takut dinilai tidak produktif, ketidakjelasan target kerja, tekanan kamera meeting dan respons pesan serta rasa khawatir karier atau promosi.
"Pada individu yang sudah memiliki kerentanan psikologis, kondisi ini bisa memperburuk gejala ansietas dan depresi," ungkap dia.
Tips Jaga Mental saat WFH agar Tak Stres
Lahargo pun membagikan tips agar tetap sehat mental saat menjalani WFH.
1. Tetapkan batas waktu kerja yang jelas.
Mulai dan akhiri pekerjaan pada jam yang konsisten. Hindari budaya “selalu online”.
2. Buat ruang kerja khusus.
Pisahkan area kerja dengan area istirahat agar otak dapat membedakan mode kerja dan mode relaksasi.
3. Jadwalkan jeda mikro
Istirahat 5–10 menit setiap 1–2 jam untuk peregangan, minum, dan mengistirahatkan mata.
4. Pertahankan interkasi sosial
Lakukan komunikasi rutin dengan rekan kerja, keluarga, dan teman untuk mencegah rasa kesepian.
5. Jaga ritme hidup sehat
Tidur cukup, olahraga ringan, makan teratur, dan batasi doom scrolling atau paparan berita berlebihan.
6. Kenali tanda burnout
Jika mulai muncul sulit tidur, mudah marah, kehilangan motivasi, atau merasa lelah emosional berkepanjangan, segera konsultasi ke profesional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-stress-wer.jpg)