Wabah Hantavirus
Gejala Hantavirus yang Perlu Diwaspadai, Mulai Demam hingga Sesak Napas
Belakangan ini, pembahasan mengenai Hantavirus kembali menjadi perhatian publik, kenali gejalanya.
Risiko paparan meningkat pada area dengan sanitasi buruk atau banyak aktivitas hewan pengerat.
Beberapa cara penularan hantavirus meliputi:
- Menghirup udara yang tercemar partikel kotoran atau urin tikus
- Menyentuh benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut atau hidung
- Kontak langsung dengan tikus terinfeksi
- Gigitan tikus, meski kasusnya lebih jarang
- Membersihkan ruangan tertutup yang lama tidak digunakan tanpa perlindungan
Aktivitas seperti membersihkan gudang, loteng, rumah kosong, atau area lembap tanpa ventilasi cukup dapat meningkatkan risiko infeksi.
Cara Mencegah Infeksi Hantavirus
Karena belum ada vaksin maupun obat khusus untuk Hantavirus, langkah pencegahan menjadi hal paling penting untuk dilakukan.
Beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi risiko penularan antara lain:
- Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
- Menutup celah masuk tikus di rumah
- Menyimpan makanan dalam wadah tertutup
- Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area kotor
- Membasahi area yang terkontaminasi sebelum dibersihkan agar debu tidak beterbangan
- Tidak menyapu atau menyedot langsung kotoran tikus yang kering
- Rajin mencuci tangan setelah membersihkan ruangan
Masyarakat juga disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam disertai sesak napas atau gejala berat lain setelah berada di lingkungan yang banyak tikus.
Penanganan dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi serius akibat infeksi Hantavirus.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel Lain Terkait Hantavirus